<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>journalight &#8211; Journalight</title>
	<atom:link href="https://journalight.com/author/journalight/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journalight.com</link>
	<description>UI Journalism Studies</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 May 2025 08:38:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/02/cropped-Journalight_1-logo-cropped-removebg-32x32.png</url>
	<title>journalight &#8211; Journalight</title>
	<link>https://journalight.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Membuka Lembar Cerita Baru dengan Kenangan Lama: Ulasan Mini Album Last Scene oleh CHEN</title>
		<link>https://journalight.com/2024/06/03/membuka-lembar-cerita-baru-dengan-kenangan-lama-ulasan-mini-album-last-shelter-oleh-chen/</link>
					<comments>https://journalight.com/2024/06/03/membuka-lembar-cerita-baru-dengan-kenangan-lama-ulasan-mini-album-last-shelter-oleh-chen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[journalight]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jun 2024 06:07:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journalight.com/?p=1316</guid>

					<description><![CDATA[oleh Syauqia Syifa S. Selepas hiatus mengikuti wajib militer pada 2022, CHEN, member dari grup band EXO sekaligus solois Korea Selatan kembali beraktivitas dalam dunia musik dengan merilis mini album ketiganya, Last Scene. CHEN mengangkat tema kenangan dan nostalgia dalam...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>oleh <strong>Syauqia Syifa S.</strong></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/image-2-1024x683.png" alt="" class="wp-image-1317" srcset="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/image-2-1024x683.png 1024w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/image-2-300x200.png 300w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/image-2-768x512.png 768w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/image-2-1536x1025.png 1536w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/image-2-2048x1366.png 2048w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">(Sumber foto: Genius)</figcaption></figure>



<p>Selepas hiatus mengikuti wajib militer pada 2022, CHEN, member dari grup <em>band </em>EXO sekaligus solois Korea Selatan kembali beraktivitas dalam dunia musik dengan merilis mini album ketiganya, <em>Last Scene</em>. CHEN mengangkat tema kenangan dan nostalgia dalam album <em>ballad </em>berisi enam lagu ini.</p>



<p>Album dibuka dengan <em>title track</em> “Last Scene”, lagu dengan melodi yang lebih kuat dan mewah dibandingkan <em>track </em>lagu lainnya. Cerita perpisahan merupakan tema yang kerap diangkat oleh lagu-lagu CHEN sebelumnya, tetapi “Last Scene” menunjukkan perspektif yang lebih dewasa dan emosional melalui liriknya. CHEN menunjukkan keahliannya dalam menyanyikan nada tinggi di <em>bridge </em>lagu.</p>



<p>“Photograph” dengan genre yang dideskripsikan sebagai <em>retro ballad</em>, menceritakan kenangan yang terkandung dalam foto. Melodi piano yang lebih lembut menjadi unsur yang menonjol dan berhasil mengangkat perasaan rindu yang terkandung dalam lirik.</p>



<p>“Traveler” menghadirkan perpaduan antara<em> upbeat pop</em> dan <em>jazz</em>. Lagu ini menceritakan keseharian hidup yang melelahkan dan keinginan untuk membebaskan diri dari rutinitas biasa. Melalui “Traveler”, CHEN menampilkan fleksibilitasnya sebagai penyanyi multigenre.&nbsp;</p>



<p>Lagu keempat “I Don’t Even Mind” memperdengarkan akustik dari suara gitar yang khas. Lagu ini mengangkat sisi lain dari cinta satu pihak di mana karakter utama menunjukkan sikap acuh tak acuh agar orang yang disukainya tidak merasa tertekan untuk memberikan balasan. Dalam segmen YouTube “CHEN FM”, CHEN mengungkapkan bahwa ia turut berkontribusi menulis lagu ini.</p>



<p>“Reminisce” menunjukkan <em>ballad </em>yang lebih dinamis, selaras dengan lagu-lagu <em>ballad </em>klasik khas Korea Selatan. Lagu ini kembali mengangkat tema memori nostalgia, sesuai dengan narasi utama album.</p>



<p>“Your Shelter”, dengan judul asli “계단참” yang ditranslasikan sebagai lantai pendaratan tangga, membawakan lirik yang paling metaforik dibanding lagu lainnya. Lantai pendaratan digambarkan sebagai tempat istirahat sementara dalam kehidupan yang terus naik seperti tangga. Melodi lagunya yang lembut menjadikan lagu ini penutup album yang pas.</p>



<p>Secara keseluruhan, <em>Last Scene</em> berhasil mengantarkan CHEN kembali ke industri musik setelah masa hiatusnya selama tiga tahun. CHEN juga menunjukkan kematangannya sebagai seorang penyanyi, secara keterampilan maupun pengalaman pribadi. </p>



<p>Pada satu sisi, <em>Last Scene</em> menunjukkan ciri khas CHEN dengan tema lagu yang puitis, tapi di sisi lain dia juga menunjukkan keragaman musik yang menjadi lembar baru di karirnya. Sayangnya, dengan musik yang ditujukan pada penggemar <em>ballad, </em>album ini tidak memiliki jangkauan khalayak yang luas.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://journalight.com/2024/06/03/membuka-lembar-cerita-baru-dengan-kenangan-lama-ulasan-mini-album-last-shelter-oleh-chen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kekuatan Mengerikan Seorang Jenderal Militer: Ulasan Film Autobiography (2023)</title>
		<link>https://journalight.com/2024/06/03/kekuatan-mengerikan-seorang-jenderal-militer-ulasan-film-autobiography-2023/</link>
					<comments>https://journalight.com/2024/06/03/kekuatan-mengerikan-seorang-jenderal-militer-ulasan-film-autobiography-2023/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[journalight]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jun 2024 06:04:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journalight.com/?p=1312</guid>

					<description><![CDATA[oleh S. Rahmadhani Autobiography (2023) adalah debut film panjang Makbul Mubarak yang dikenal publikmelalui film pendek Ruah (2017). Cerita pada film ini berfokus pada hubungan antara Rakib,seorang pemuda penjaga rumah jenderal yang jarang disinggahi, dengan Purna yang saatitu kembali menempati...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>oleh <strong><strong>S. Rahmadhani</strong></strong></p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1000" height="562" src="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/image-3.png" alt="" class="wp-image-1319" srcset="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/image-3.png 1000w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/image-3-300x169.png 300w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/image-3-768x432.png 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><figcaption class="wp-element-caption">(Sumber foto: CNN Indonesia)</figcaption></figure>



<p>Autobiography (2023) adalah debut film panjang Makbul Mubarak yang dikenal publik<br>melalui film pendek Ruah (2017). Cerita pada film ini berfokus pada hubungan antara Rakib,<br>seorang pemuda penjaga rumah jenderal yang jarang disinggahi, dengan Purna yang saat<br>itu kembali menempati rumah tersebut karena ingin mencalonkan diri sebagai Bupati.<br>Purna merupakan orang yang sangat disegani oleh masyarakat desa. Rakib yang selalu<br>mendampinginya pun juga terkena imbasnya. Ia turut disegani oleh banyak orang walaupun<br>hanya sebagai asisten pribadi Purna.</p>



<p>Suatu hari, Purna melihat spanduk pilkadanya telah dirusak. Kemudian, Rakib diminta untuk<br>mencari pelaku dari perusakan spanduk tersebut. Setelah Rakib berhasil membawa pelaku<br>ke rumah, ia kaget dengan apa yang ternyata dilakukan Purna terhadap orang tersebut.<br>Sejak saat itu, Rakib akhirnya berusaha untuk lepas dari naungan Purna. Meskipun turut<br>mencicipi superioritas tersebut, Rakib tak mengira demi melanggengkan kekuasaannya<br>Purna rela melakukan hal yang tidak ia duga sebelumnya.</p>



<p>Tempo penceritaan pada film ini disajikan dengan lambat, tetapi tidak serta merta<br>menjadikan film ini sebagai tontonan yang membosankan. Pembabakan antara pengenalan<br>tokoh, konflik, dan resolusi terbagi secara jelas dan matang. Makbul Mubarak berhasil<br>menghadirkan nuansa mengerikan sejak awal kemunculan Purna sebagai seseorang<br>dengan kuasa yang sangat besar pada desa tersebut.</p>



<p>Film ini disertai dengan scoring musik yang tepat, sehingga efek kengerian dari kuasa Purna<br>dan Rakib semakin terasa. Hal menarik lainnya dalam film ini adalah penggunaan catur<br>sebagai suatu metafora terkait kehidupan politik yang penuh taktik strategis nan licik.</p>



<p>Meskipun begitu, film ini juga tidak terlepas dari beberapa kekurangan. Beberapa kali<br>sempat ditemukan transisi antar adegan yang masih kurang halus sehingga cukup<br>mengganggu pengalaman menonton khalayak.</p>



<p>Selain itu, terdapat ambiguitas latar waktu yang digunakan dalam film ini. Apabila melihat<br>ketakutan akan militer yang disajikan, film ini bisa jadi mengambil latar pada tahun 80-an.<br>Namun, penggunaan teknologi dan cara berpakaian pada film ini seolah-olah<br>memperlihatkan bahwa mereka berada pada masa sekarang.</p>



<p>Secara keseluruhan, Autobiography telah berhasil menjadi film suspense slow burn yang<br>menarik untuk ditonton. Sesuai dengan tagline-nya, #SeramTanpaSetan, duet akting Kevin<br>Ardilova dan Arswendy Bening Swara berhasil menunjukkan kengerian orang dengan kuasa<br>besar yang manipulatif. Sesuatu yang lebih menyeramkan dari setan itu sendiri.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://journalight.com/2024/06/03/kekuatan-mengerikan-seorang-jenderal-militer-ulasan-film-autobiography-2023/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
