<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kelompok 1 Etnografi Digital &#8211; Journalight</title>
	<atom:link href="https://journalight.com/author/keldigietno1/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journalight.com</link>
	<description>UI Journalism Studies</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Jun 2025 02:18:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/02/cropped-Journalight_1-logo-cropped-removebg-32x32.png</url>
	<title>Kelompok 1 Etnografi Digital &#8211; Journalight</title>
	<link>https://journalight.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Modest Wear Bukan Lagi Soal Agama: Gaya Tertutup Jadi Tren Inklusif di Indonesia</title>
		<link>https://journalight.com/2025/06/03/modest-wear-bukan-lagi-soal-agama-gaya-tertutup-jadi-tren-inklusif-di-indonesia/</link>
					<comments>https://journalight.com/2025/06/03/modest-wear-bukan-lagi-soal-agama-gaya-tertutup-jadi-tren-inklusif-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kelompok 1 Etnografi Digital]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2025 18:30:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opinion]]></category>
		<category><![CDATA[Agama Islam]]></category>
		<category><![CDATA[fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Mode]]></category>
		<category><![CDATA[Modest Wear]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journalight.com/?p=3456</guid>

					<description><![CDATA[Penggunaan AI: Inspirasi topik, idea’s prompting, (ChatGPT) Jakarta, Indonesia — Dalam beberapa tahun terakhir, industri modest wear di Indonesia berkembang pesat dengan hadirnya jenama lokal yang menawarkan koleksi modis dan inklusif. Tidak hanya digemari perempuan berhijab, trend ini juga menarik...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Penggunaan AI: Inspirasi topik, <em>idea’s prompting,</em> (ChatGPT)</p>



<p><strong>Jakarta, Indonesia — </strong>Dalam beberapa tahun terakhir, industri<em> modest wear</em> di Indonesia berkembang pesat dengan hadirnya jenama lokal yang menawarkan koleksi modis dan inklusif. Tidak hanya digemari perempuan berhijab, <em>trend</em> ini juga menarik minat perempuan nonhijab dan nonmuslim, menjadikan modest wear bagian dari <em>pop culture</em> dan industri mode yang dinamis berkat dukungan media sosial dan teknologi digital.</p>



<p>Perkembangan tren <em>modest wear</em> yang semakin inovatif dan ekspresif memunculkan pertanyaan: Sejauh mana eksplorasi gaya ini masih selaras dengan nilai-nilai berpakaian dalam Islam?<br><br>Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbanyak di Indonesia yang membuat pasar pakaian muslim atau <em>modest wear</em> berkembang pesat. Saat ini, banyak jenama <em>modest wear</em> baru yang bermunculan di Indonesia secara masif. Bahkan menurut data Global Islamic Economy Indicator Score yang dikutip dari <a href="https://www.shafiq.id/berita/429/indonesia-peringkat-tiga-dalam-indikator-modest-fashion-sgie-report-2023/baca"><em>Shafiq.id</em></a><em> </em>, Indonesia berada di peringkat ketiga sebagai negara dengan industri<em> modest fashion</em> terbaik di dunia mengalahkan Singapore dan Italia.&nbsp;<br></p>



<p><img fetchpriority="high" decoding="async" width="602" height="339" src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXdVPW5xmym2eYVoWKtI5fdRx_1dXspX78zsj3a3yZbns3aH0BaslWjt7njmbu9qYRzQMBg4xxEbSskMo_Yn9FKfaDYMJLrFDUJIWhqcdMN09JrqXjsKLW7eg_hUwAMhpozfIhXhGA?key=2VSEGbBeAe9W1FfjQfa3FRQg"><br>Toko <em>offline store</em> Buttonscarves di Pondok Indah Mall. <em>Modest wear</em> dapat ditemukan di pusat perbelanjaan ternama di Jakarta <em>(Source: Google Photos)</em></p>



<p>Hal tersebut tentu menjadi angin segar untuk industri <em>modest wear</em> di Indonesia, mereka membawa inovasi dan pesan yang <em>trendy</em> dan relevan sehingga menjadikanya bagian dari <em>pop culture</em> baru. Bahkan dalam pergelaran Jakarta Fashion Week 2025, <em>modest wear</em> menjadi sorotan tersendiri dengan lebih dari tiga peragaan busana khusus yang menampilkan karya desainer lokal Indonesia di segmen tersebut.<br><br>Mulai dari Sabamodest dengan koleksi modest wear yang minimalis, Buttonscarves dan Nada Puspita yang menampilkan nuansa kemewahan, Kienka dengan ciri khasnya bunga-bunga menambah feminitas bagi penggunanya hingga Ayu Dyah Andari dengan desain elegan dan glamor. Tak hanya mereka, sejumlah jenama<em> modest wear </em>lainnya juga turut merilis koleksi yang modis dan relevan dengan tren saat ini. <em>Sumber: </em><a href="https://www.jakartafashionweek.co.id/jfw-2025/trend-forecast-2025-ragam-gaya-busana-modest-terkini"><em>Jakarta Fashion Week 2025: Modest Wear</em></a><em>&nbsp;</em></p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" width="1600" height="1065" src="https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/06/AD_4nXcTMr06xp2ud4Wq1BrimIJjUDFgmZ993a-2geV2IgbTC10FjoQyTqDmtL4nrKEhjDvwBO53qweUql2lSRLM3gRYsewn1kbEOA6zZwT9xL0tpRU6vbb31Q93b-SjFdIfhku5bM18Sw.jpg" alt="" class="wp-image-3462" srcset="https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/06/AD_4nXcTMr06xp2ud4Wq1BrimIJjUDFgmZ993a-2geV2IgbTC10FjoQyTqDmtL4nrKEhjDvwBO53qweUql2lSRLM3gRYsewn1kbEOA6zZwT9xL0tpRU6vbb31Q93b-SjFdIfhku5bM18Sw.jpg 1600w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/06/AD_4nXcTMr06xp2ud4Wq1BrimIJjUDFgmZ993a-2geV2IgbTC10FjoQyTqDmtL4nrKEhjDvwBO53qweUql2lSRLM3gRYsewn1kbEOA6zZwT9xL0tpRU6vbb31Q93b-SjFdIfhku5bM18Sw-300x200.jpg 300w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/06/AD_4nXcTMr06xp2ud4Wq1BrimIJjUDFgmZ993a-2geV2IgbTC10FjoQyTqDmtL4nrKEhjDvwBO53qweUql2lSRLM3gRYsewn1kbEOA6zZwT9xL0tpRU6vbb31Q93b-SjFdIfhku5bM18Sw-1024x682.jpg 1024w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/06/AD_4nXcTMr06xp2ud4Wq1BrimIJjUDFgmZ993a-2geV2IgbTC10FjoQyTqDmtL4nrKEhjDvwBO53qweUql2lSRLM3gRYsewn1kbEOA6zZwT9xL0tpRU6vbb31Q93b-SjFdIfhku5bM18Sw-768x511.jpg 768w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/06/AD_4nXcTMr06xp2ud4Wq1BrimIJjUDFgmZ993a-2geV2IgbTC10FjoQyTqDmtL4nrKEhjDvwBO53qweUql2lSRLM3gRYsewn1kbEOA6zZwT9xL0tpRU6vbb31Q93b-SjFdIfhku5bM18Sw-1536x1022.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<p>Jenama Ayu Dyah Andari menunjukkan koleksi modest wear dengan tema&nbsp; Roseraie Éternelle. Sebagai gabungan dari Budaya lokal dan sentuhan internasional yang elegan.<em> (Sumber: Getty Image, Jakarta Fashion Week 2025)</em></p>



<p>Jenama tersebut, meluaskan pasarnya sehingga tidak hanya menjadi daya tarik untuk kalangan muslim, tetapi juga perempuan muslim nonhijab hingga nonmuslim.</p>



<p>“Suka banget karena nyaman, tampilan nya juga sekarang<em> elegant </em>dan <em>classy, </em>sesuai sama baju-baju yang sering aku pake”, ujar Kezia Trixie seorang nonmuslim pengguna <em>modest wear.</em></p>



<p><em>Modest fashion</em> sendiri mengalami perluasan makna. Bila sebelumnya, pakaian <em>modest</em> kerap dihubungkan dengan suatu agama, yaitu muslim atau diasosiasikan dengan penggunaan hijab. Saat ini, batas penggunaan <em>modest wear</em> seakan kabur dan berkembang lebih inklusif tanpa memandang agama atau keyakinan.</p>



<p>Berbagai macam kategori gaya seperti <em>playful, kasual</em>, santai, hingga formal hadir dengan versi yang tertutup, tetapi tetap modis dan nyaman untuk digunakan.</p>



<p>Gaya berpakaian terutup, tidak lagi terbatas pada suatu kelompok tertentu, tetapi menjadi pilihan gaya inklusif yang menyesuaikan karakter dan preferensi setiap individu. Gaya seperti <em>streetwear </em>yang <em>edgy</em>, <em>officewear </em>yang memberikan kesan professional hingga <em>eveningwear </em>yang dikenal elegan dapat dieksplorasi dalam nuansa <em>modest wear </em>yang modis tanpa meninggalkan nilai kesopanan..</p>



<p>Dalam eksekusinya,<em> modest wear</em> sendiri identik dengan potongan yang longgar, lengan panjang, kerah tinggi, <em>layering-friendly </em>(agar nyaman jika dipadupadankan dengan hijab), dan meminimalkan area kulit yang terlihat. Potongan-potongan tersebut menjadi tantangan untuk para desainer untuk menghadirkan koleksi yang menutup tubuh, tetapi tetap memberikan estetika.<em><br><br></em>Meningkatnya kreativitas dari desainer-desainer di Indonesia merespon dengan menghadirkan koleksi <em>modest wear,</em> tidak hanya untuk kebutuhan muslimah, tetapi juga pasar yang luas. Awalnya <em>modest wear </em>selalu dikaitkan dengan suatu agama yang dinilai “<em>tidak stylish</em>” atau “agamis”, tetapi dengan adanya inovasi-inovasi baru, persepsi tersebut berubah terbalik. Penggunaan <em>modest wear</em> menjadi lebih inklusif khususnya di kota-kota besar Indonesia</p>



<p>Menjawab pertanyaan dalam narasi ini, Meluasnya pasar dari <em>modest wear</em>, apakah jadi menghilangkan esensi dari <em>modest wear </em>yang seharusnya tertutup sesuatu dengan syariat agama tertentu?</p>



<p>Inaya sebagai selaku pengamat fashion di Indonesia menjelaskan, “Penggunaan <em>modest wear </em>memang tidak seharusnya terestriksi oleh agama atau asal kalangan.”<br><br>“Memperlakukan tren berbusana yang mungkin belum sepenuhnya sesuai syariat sebagai sebuah epidemi menurutku tidak pada tempatnya. Ini bukan sekadar tren<em> pop culture</em>, melainkan lebih dekat ke ranah ideologi,” ujarnya.<br><br>Tidak hanya pengamat, tetapi Ia juga memiliki clothing line <em>modest wear </em>sendiri hasil dari ide dan kreativitasnya. “Objektif dalam desainku adalah membuat <em>modest wear </em>dapat diterima secara lebih universal oleh kalangan yang lebih luas, tidak terkhusus pada orang yang sudah berhijab, tapi juga untuk orang-orang yang sedang belajar dan terutama yang menyukai dunia <em>fashion </em>di luar spektrum <em>modest.”<br><br></em>Masih jauh dari pandangan Inaya, Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia kerap memandang industri mode melalui dua segmen utama: modest dan <em>non-modest</em>.</p>



<p>Klasifikasi ini secara tidak langsung membentuk stereotip bahwa modest wear identik dengan perempuan Muslim, sementara non<em>modest</em> diasosiasikan dengan perempuan nonmuslim. Padahal, dalam praktiknya, pilihan gaya berpakaian tidak sepenuhnya dipengaruhi oleh latar belakang agama, melainkan oleh preferensi pribadi, nilai, dan ekspresi diri masing-masing individu.<br><br>Tanpa adanya stereotipe, jenama <em>fashion</em> kemungkinan besar akan lebih terbuka dalam merancang koleksi modest wear yang<em> hijab-friendly</em>, tanpa harus memberikan label &#8220;khusus muslimah&#8221;.<br><br>Alifa Diva, mahasiswa Antropologi Universitas Indonesiapengguna <em>modest fashion</em> menjelaskan bahwa “<em>Modest wear </em>itu<em> </em>suatu medium kesakralan atau subjektif yang <em>co-exist </em>bersamaan dengan fashion. Terutama generasi muda untuk punya <em>urge creative,</em> dengan menegosiasikan <em>modest wear</em> agar bisa confirm ke <em>fashion, tapi</em> menjujung nilai-nilai yang mereka pahami mengenai seharusnya berpakaian.”</p>



<p>Kedepannya diharapkan lebih banyak lagi jenama yang menjual koleksi dengan potongan khas <em>modest wear</em> agar wanita muslim berhijab bukan jadi hambatan sosial terutama dalam mengekspresikan diri. Artinya, <em>modest wear </em>tidak lagi eksklusif, tetapi inklusif.<br><br>Media sosial turut berperan besar dalam mendorong perkembangan <em>modest wear</em> yang lebih inklusif. Kehadiran perempuan Muslim berhijab yang tampil percaya diri membagikan gaya berpakaian modis mereka di berbagai platform membuka mata banyak orang bahwa berhijab bukanlah halangan untuk tampil <em>stylish </em>dan ekspresif.<br><br>Kebebasan berekspresi di media sosial turut mendorong munculnya kreator-kreator konten berhijab yang aktif menampilkan gaya modest wear mereka. Mulai dari membagikan OOTD (<em>outfit of the day</em>) hingga me-<em>review</em> berbagai jenama lokal. Seperti @pamelagatha_, @martabakcheeseadalahkeju, @safsafyy, dan masih banyak lagi. Para kreator ini ikut membentuk persepsi baru bahwa<em> modest fashion</em> bisa tampil modern, variatif, dan relevan dengan tren masa kini lewat media sosial TikTok. </p>



<p>Akibatnya muncul juga, kreator-kreator TikTok nonhijab menggunakan <em>modest wear </em>yang membuatnya semakin inklusif. Seperti @kharisjournal, @themorbenzo, @tapi.upit, dan masih banyak lagi.</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" width="1050" height="600" src="https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/06/AD_4nXcE8ynOzw4n69_yxzG14nVPnzrpCso1oogTEz7o3Gr1yd3Kdn05YcaoQgzzqW1w-wogKMIdaMg2a5dljPkGo_AYoOgUNwgFrVWg-3T1GaYIiACgF1HCF2JcP1y5OCqFyYOosyms.png" alt="" class="wp-image-3463" srcset="https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/06/AD_4nXcE8ynOzw4n69_yxzG14nVPnzrpCso1oogTEz7o3Gr1yd3Kdn05YcaoQgzzqW1w-wogKMIdaMg2a5dljPkGo_AYoOgUNwgFrVWg-3T1GaYIiACgF1HCF2JcP1y5OCqFyYOosyms.png 1050w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/06/AD_4nXcE8ynOzw4n69_yxzG14nVPnzrpCso1oogTEz7o3Gr1yd3Kdn05YcaoQgzzqW1w-wogKMIdaMg2a5dljPkGo_AYoOgUNwgFrVWg-3T1GaYIiACgF1HCF2JcP1y5OCqFyYOosyms-300x171.png 300w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/06/AD_4nXcE8ynOzw4n69_yxzG14nVPnzrpCso1oogTEz7o3Gr1yd3Kdn05YcaoQgzzqW1w-wogKMIdaMg2a5dljPkGo_AYoOgUNwgFrVWg-3T1GaYIiACgF1HCF2JcP1y5OCqFyYOosyms-1024x585.png 1024w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/06/AD_4nXcE8ynOzw4n69_yxzG14nVPnzrpCso1oogTEz7o3Gr1yd3Kdn05YcaoQgzzqW1w-wogKMIdaMg2a5dljPkGo_AYoOgUNwgFrVWg-3T1GaYIiACgF1HCF2JcP1y5OCqFyYOosyms-768x439.png 768w" sizes="(max-width: 1050px) 100vw, 1050px" /></figure>



<p>Konten Kreator TikTok, @themorbenzo, @tapi.upit, dan @kharisjournal melakukan mix &amp; match pakaian <em>modest wear</em>. Meskipun tidak menggunakan hijab, modest wear tetap tampak menarik dan modis pada perempuan non hijab. <em>(Sumber: TikTok)</em></p>



<p>Generasi muda, melalui konten yang mereka bagikan di media sosial, menunjukkan kecenderungan dan dorongan kreatif untuk menegosiasikan <em>modest wear</em> agar tetap selaras dengan tren<em> fashion,</em> tanpa meninggalkan nilai-nilai kesopanan dalam berpakaian.<br><br>&#8220;Orang-orang <em>encouraging</em> dan<em> empowering each other</em> untuk lebih ekspresif, tanpa melihat <em>modesty</em> dan <em>expression fashion</em> sebagai dua hal yang saling bertentangan&#8221; ujar Alifa lagi.<br><br>Menurutnya, media sosial memiliki peran besar dalam perkembangan <em>modest wear,</em> khususnya di Indonesia. Platform digital <em>tak</em> hanya memengaruhi preferensi gaya berbusana masyarakat, tetapi juga membentuk cara individu memahami dan mengeksplorasi penampilan mereka. Melalui konten <em>video</em> yang kian beragam dari segi format dan penyampaian, teknologi digital turut membuka ruang baru bagi ekspresi diri dalam berbusana.<br><br><em>Modest wear</em> di Indonesia masih terlihat jelas mencerminkan antara nilai tradisional, agama, dan modern yang saling berdampingan. Adanya arus globalisasi, bukan menjadi tantangan untuk para desainer dari <em>modest wear</em>, tetapi batu loncatan baru dalam menghasilkan karya-karyanya yang lebih variatif lagi.</p>



<p>Dengan ruang yang semakin luas dan stereotipe yang mulai terkikis, <em>modest wear</em> berpotensi menjadi bagian krusial dari industri mode global, di mana pakaian tertutup bukan lagi soal batasan, tetapi pilihan gaya yang merayakan keberagaman dan kebebasan berekspresi.<br><br><br><br><br></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://journalight.com/2025/06/03/modest-wear-bukan-lagi-soal-agama-gaya-tertutup-jadi-tren-inklusif-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penggunaan Smart Security System bagi Mahasiswa</title>
		<link>https://journalight.com/2024/06/04/penggunaan-smart-security-system-bagi-mahasiswa/</link>
					<comments>https://journalight.com/2024/06/04/penggunaan-smart-security-system-bagi-mahasiswa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kelompok 1 Etnografi Digital]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Jun 2024 11:51:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Research]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journalight.com/?p=1262</guid>

					<description><![CDATA[Smart Security System: Solusi Kecemasan Keamanan di Kalangan Mahasiwa Sederhananya, Smart Security System merupakan mekanisme atau sistem yang dibuat untuk mengamankan sesuatu yang berharga dan menjadi alat untuk pertahanan diri dari ancaman baik itu, alat, barang, gedung, dan rumah.&#160; Era...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="564" src="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/8-1024x564.jpg" alt="" class="wp-image-1298" style="width:690px;height:auto" srcset="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/8-1024x564.jpg 1024w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/8-300x165.jpg 300w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/8-768x423.jpg 768w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/8.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</div>


<p style="font-size:22px"><strong>Smart Security System: Solusi Kecemasan Keamanan di Kalangan Mahasiwa</strong></p>



<p>Sederhananya, Smart Security System merupakan mekanisme atau sistem yang dibuat untuk mengamankan sesuatu yang berharga dan menjadi alat untuk pertahanan diri dari ancaman baik itu, alat, barang, gedung, dan rumah.&nbsp;</p>



<p>Era modern saat ini penuh dengan tantangan keamanan, penggunaan Smart Security System telah menjadi kebutuhan yang penting bagi banyak orang dalam menjaga rumah dan keamanan keluarga mereka. Salah satu alasan utama mereka memilih sistem keamanan pintar seperti ini adalah karena praktis dan terintegrasi dengan teknologi (Fikri, 2023). Mahasiswa yang hidup dalam lingkungan yang serba cepat dan terintegrasi dengan teknologi akan menyukai kemudahan dan kenyamanan menggunakan teknologi yang dapat diakses dari <em>smartphone</em>&nbsp; mereka.</p>



<p>Selain praktis, penggunaan Smart Security System juga menghasilkan peningkatan keamanan yang signifikan (Armiwaty et al, 2023). Adanya fitur untuk memantau rumah mereka dari jarak jauh dan mendapatkan notifikasi segera tentang aktivitas yang mencurigakan, mahasiswa dapat merasa lebih tenang dan yakin bahwa properti mereka terlindungi dengan baik (Hildayanti &amp; Machrizzandi, 2020). Hal ini sangat penting bagi mahasiswa yang seringkali meninggalkan tempat tinggal mereka untuk kuliah, magang, atau liburan karena mereka dapat tetap memantau situasi tanpa perlu khawatir.</p>



<p style="font-size:22px"><strong>Menjadi Hal yang Umum bagi Mahasiswa</strong></p>



<p>Sebagai sebuah topik yang menarik untuk diteliti, penggunaan <em>smart CCTV</em> dan <em>smart door</em> memberikan banyak peluang untuk penelitian dalam bidang keamanan rumah pintar (Adrijanto, 2015). Mahasiswa yang tertarik dalam bidang seperti keamanan <em>cyber</em>, analisis data, atau pengembangan perangkat lunak dapat mengeksplorasi aplikasi dan potensi teknologi ini untuk meningkatkan keamanan secara lebih efisien.</p>



<p>Terlebih lagi, penggunaan sistem keamanan pintar semacam ini menjadi semakin umum di kalangan mahasiswa. Banyak dari mereka yang tinggal di asrama atau apartemen mahasiswa yang mungkin tidak memiliki sistem keamanan yang kuat. Maka dari itu, pemilihan sistem keamanan pintar seperti <em>smart CCTV</em> dan <em>smart door</em> tidak hanya menjadi kebutuhan praktis, tetapi juga merupakan langkah cerdas bagi mahasiswa untuk meningkatkan tingkat keamanan rumah mereka.</p>



<p>Selain itu, sistem keamanan pintar juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar tentang integrasi teknologi dalam kehidupan sehari-hari (Harini et al., 2023). Dengan menginstal dan menggunakan perangkat seperti <em>smart CCTV</em> dan <em>smart door</em>, mereka dapat mengerti bagaimana teknologi ini bekerja dan bagaimana mereka dapat memanfaatkannya secara maksimal untuk keamanan pribadi mereka. Hal ini juga dapat membantu mereka dalam mempersiapkan diri untuk berkarir di bidang teknologi atau keamanan di masa depan.</p>



<p style="font-size:22px"><strong>Fokus dalam Penelitian Smart Security System</strong></p>



<p>Dalam hal keamanan di lingkungan kampus, penggunaan teknologi semakin menjadi perhatian, terutama di kalangan mahasiswa Ilmu Komunikasi UI tahun 2022. Salah satu aspek yang penting untuk dipahami adalah “Perceived Usefulness” atau persepsi akan kegunaan dari sistem keamanan pintar, seperti <em>smart</em> CCTV dan <em>smart door</em>. Penelitian ini menjadi relevan mengingat peran teknologi semakin merambah ke berbagai sisi kehidupan, termasuk dalam upaya menjaga keamanan individu dan properti mereka.</p>



<p>Era di mana keamanan data dan privasi menjadi perhatian utama, penting untuk mengevaluasi sejauh mana mahasiswa Ilmu Komunikasi UI memahami hubungan penggunaan Smart Security System<em> </em>terhadap privasi dan keamanan mereka sendiri. Penelitian tentang Perceived Usefulness dapat membantu dalam menilai sejauh mana mahasiswa memandang teknologi ini sebagai alat yang efektif dalam menjaga privasi dan keamanan pribadi mereka.</p>



<p style="font-size:22px"><strong>Fitur yang Tersedia dalam Smart Security System</strong></p>



<p>Dalam penelitian ini,<em> </em>Smart Security System yang diteliti adalah yang sifatnya menjaga keamanan tempat tinggal. Adanya kemajuan teknologi membuat sistem pengamanan menjadi lebih canggih dengan fitur yang dapat diakses melalui ponsel genggam tanpa harus melihatnya langsung. Alat keamanan yang akan diteliti di sini adalah <em>smart CCTV</em> dan <em>smart door</em>. <em>Smart CCTV</em> adalah sebuah sistem keamanan berupa kamera yang dapat memantau situasi secara <em>real-time </em>yang membutuhkan jaringan internet dan dapat terhubung pada aplikasi di <em>smartphone</em>. Fitur yang disediakan<em> smart CCTV</em> berupa deteksi gerakan, pengenalan wajah, dan memberikan notifikasi jika ada hal yang mencurigakan. <em>Smart door</em> adalah sistem keamanan berupa pintu yang memiliki teknologi canggih berupa kunci elektronik. Penggunaan <em>smart door</em> dapat dikendalikan dari jauh menggunakan aplikasi pada <em>smartphone </em>dan untuk membuka kunci harus menggunakan sidik jari atau <em>passcode</em>. </p>



<p style="font-size:22px"><strong><em>Perceived Usefulness</em>: Bagaimana Smart Security System dapat bermanfaat? </strong></p>



<p class="has-text-align-left">Konsep ini menjelaskan mengenai kesan pengguna terhadap teknologi dan bagaimana teknologi dapat membantu keseharian atau pekerjaan mereka dalam mencapai suatu tujuan. Persepsi ini muncul dari pengaruh kegunaan teknologi dalam pemenuhan kebutuhan pengguna. Konsep ini dapat digunakan untuk mengukur hal-hal seperti efektivitas teknologi, keuntungan teknologi, keterkaitan teknologi dengan kegiatan pengguna, dan relevansi teknologi. Konsep ini dapat mengukur sejauh mana teknologi efektif terhadap pemenuhan kebutuhan pengguna. Kesan pengguna mengenai manfaat yang mereka dapatkan dari penggunaan teknologi juga dapat diukur dengan konsep ini. Terdapat juga pengukuran mengenai keterkaitan teknologi yang dapat membantu dalam penyelesaian kegiatan dan sejauh mana teknologi dapat memudahkan pengguna. Tidak hanya mengukur mengenai fungsi teknologi bagi pengguna, <em>perceived usefulness</em> juga mengukur seberapa relevan teknologi dengan kebutuhan pengguna</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Mengenal TAM: Teori Akar <em>Perceived Usefulness</em></li>
</ul>



<p>Teori <em>Technology Acceptance Model (TAM)</em> merupakan gagasan yang menjelaskan mengenai penerimaan teknologi dan bagaimana pengguna menggunakan teknologi dalam kehidupan, yang pertama kali dikembangkan oleh Fred Davis pada 1985. Pada awalnya teori ini memiliki hanya berfokus untuk menjelaskan penerimaan terhadap teknologi informasi baru seperti perangkat lunak pada teknologi. Seiring dengan berkembangnya era teknologi menjadi semakin baru, TAM ikut mengalami perkembangan dan digunakan untuk menjelaskan mengenai penerimaan teknologi digital modern, termasuk teknologi <em>mobile</em>. TAM dapat digunakan untuk menganalisis dan memberikan pemahaman kebutuhan pengguna terhadap teknologi. Tujuan teori ini dikembangkan adalah untuk menjelaskan faktor yang dapat mempengaruhi pengguna dalam memanfaatkan teknologi. Faktor yang menjadi fokus utama dalam pengembangan TAM adalah faktor psikologis yang mempengaruhi pengguna dalam mengadopsi teknologi. Teori ini sangat berkaitan dengan teori perilaku dan di dalamnya terdapat beberapa konsep yang dapat menjelaskan mengenai faktor psikologis dari penerimaan teknologi.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Bagaimana konsep ini diterapkan pada penelitian kami?</li>
</ul>



<p>Teknologi saat ini semakin berkembang tidak hanya dalam hal komunikasi, tetapi juga mencakup teknologi yang dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan individu. Pastinya setiap individu ingin merasa aman ketika menjalankan kesehariannya, terutama saat berada di rumah. Melihat dari permasalahan tersebut, maka muncullah berbagai teknologi keamanan canggih atau Smart Security System.<em> </em>Pengguna<em> </em>Smart Security System tentunya memiliki berbagai pertimbangan mengapa mereka memilih untuk menggunakan teknologi tersebut dalam keseharian mereka. Konsep ini sangat berkaitan dengan penggunaan Smart Security System karena <em>perceived usefulness</em> akan menggambarkan sejauh mana pengguna percaya bahwa teknologi ini akan memberikan manfaat yang berkesan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Misalnya, apakah sistem ini membuat pengguna merasa lebih aman dari bahaya, atau apakah mereka merasa lebih tenang karena sekadar menggunakannya, atau sistem ini membuat pengguna menjadi lebih waspada dan memunculkan sifat preventif.</p>



<p style="font-size:22px"><strong>Metode Penelitian</strong></p>



<p class="has-text-align-left">Dalam meneliti, kami melihat dari segi <em>experience</em> narasumber dalam menggunakan<em> </em>Smart Security System pada tempat tinggal mereka. Maka dari itu, dibutuhkan metode penelitian yang mumpuni kami dalam mendapatkan jawaban. Untuk memperoleh data yang diperlukan sebagai penulis, kami melakukan pengumpulan data dari lapangan dengan menggunakan 3 metode, yaitu <em>video tour</em>, wawancara, dan <em>video reenactment</em>. Metode pertama adalah Video Tour, kami mengumpulkan data dari narasumber dengan mendatangi langsung ke lokasi dan merekam alat-alat<em> </em>Smart Security System yang mereka miliki. Hal tersebut kami lakukan guna mengetahui penempatan dan kegunaanya dalam kegiatan sehari-hari para narasumber.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="responsive-embed widescreen"><iframe loading="lazy" title="VIDEO TOUR DAN REENACTMENT PENGGUNA SMART SECURITY SYSTEM" width="1000" height="563" src="https://www.youtube.com/embed/t48p8VzBUbI?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>



<p>Metode penelitian yang selanjutnya adalah wawancara. Setelah melakukan video tour, kami menanyakan pertanyaan sebagai acuan studi pendahuluan agar menemukan permasalahan yang harus diteliti. Awal para narasumber bisa menggunakan smart security system hingga kendala yang mereka dapatkan. Teknik ini akan dilakukan secara <em>face to face </em>dengan narasumber agar mendapatkan jawaban dari hal yang tidak kita temukan di <em>video tour.</em></p>



<p class="has-text-align-left">Terakhir adalah video reenactment yang dilakukan oleh narasumber. Hal ini bertujuan untuk kami sebagai peneliti melihat keseharian narasumber dalam menggunakan Smart Security System. Adanya teknik ini membantu memberikan validasi dari kedua teknik penelitian sebelumnya, yaitu <em>video tour </em>dan wawancara. Selain itu, video <em>reenactment </em>membuktikan bahwa Smart Security System dapat dioptimalkan untuk berbagai tujuan yang telah disampaikan oleh narasumber saat wawancara.</p>



<p class="has-text-align-left">Pemilihan narasumber disebabkan oleh akses yang mudah dalam meneliti dengan narasumber tersebut. Selain itu, karakteristik dari narasumber penelitian ini adalah mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2022 Universitas Indonesia yang menggunakan <em>smart CCTV </em>maupun <em>smart door</em> di rumah mereka sehingga nantinya hal ini akan lebih memberikan sebuah jawaban yang sesuai dengan kebutuhan penelitian yakni mengenai hadirnya Smart Security System<em> </em>yang terbagi antara <em>smart CCTV</em> serta <em>smart door.</em></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="576" height="1024" src="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/7-4-576x1024.png" alt="" class="wp-image-1300" style="width:395px;height:auto" srcset="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/7-4-576x1024.png 576w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/7-4-169x300.png 169w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/7-4-768x1365.png 768w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/7-4-864x1536.png 864w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/7-4.png 1080w" sizes="auto, (max-width: 576px) 100vw, 576px" /></figure>
</div>


<p class="has-text-align-left">Dalam menyelesaikan penelitian ini, kami sebagai peneliti menggunakan pendekatan deskriptif. Hal ini menunjukkan bahwa data yang dikumpulkan akan berupa narasi kualitatif dari tiga metode penelitian yang berbeda. Tujuan dari penggunaan pendekatan kualitatif agar peneliti dapat menggambarkan secara jelas secara detail realita empiris di balik penggunaan Smart Security System di rumah narasumber. Peneliti mencari fakta, apakah ada pengaruh mahasiswa dalam menggunakan <em>smart security system</em> dalam pengalaman sehari-hari mereka.</p>



<p class="has-text-align-left">Dalam penelitian ini objek penelitian yang nantinya akan diteliti adalah Smart Security System yaitu <em>smart CCTV</em> serta <em>smart door</em>. Konsep smart CCTV ini juga merujuk kepada sebuah CCTV yang mampu untuk terintegrasi dengan <em>gadget </em>maupun aplikasi yang telah disediakan. Sedangkan <em>Smart door</em> adalah sebuah pintu yang disertai adanya keamanan yang diperkuat melalui sidik jari atau PIN yang dimasukkan sebelum dapat membuka pintu tersebut. </p>



<p class="has-text-align-left">Dalam hal ini kamu menggunakan tiga mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2022 di Universitas Indonesia sebagai bagian dari narasumber penelitian. Seperti yang kita ketahui, intensitas penggunaan Generasi Z lebih banyak ketimbang generasi lain. Maka dari itu, kami memilih para mahasiswa tersebut karena mereka adalah bagian dari Generasi Z yang saat ini tengah terpapar hadirnya teknologi</p>



<p style="font-size:22px"><strong>Kegunaan Smart Security System bagi Mahasiswa</strong></p>



<p class="has-text-align-left">Berdasarkan hasil penelitian yang kami lakukan kepada tiga narasumber, yaitu Aldi, Bunga, dan Zee. Kami mendapatkan hasil yang signifikan terhadap penggunaan smart security system di rumah mereka. Teknologi yang kami teliti dari tiga narasumber adalah <em>Smart CCTV</em> dan <em>Smart Door</em> yang berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari mereka. Berikut adalah hasil yang kami dapatkan berdasarkan penelitian dan pengamatan kami.&nbsp;</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Pengawasan secara <em>Real Time </em>di Rumah</strong> <strong><em>(Surveillance)</em></strong></li>
</ul>



<p class="has-text-align-left">Pertama adalah <em>surveillance</em> atau pengawasan karena adanya Smart Security System membuat narasumber kami merasa lebih aman. Terutama dengan hadirnya kamera yang bisa memantau kondisi rumah mereka ketika sedang tidak di rumah. Hal ini disampaikan oleh Aldi, sebagai salah satu narasumber pengguna smart CCTV, Ia mengakui bahwa menggunakan <em>smart CCTV</em> sebagai pengawasan pencurian yang pernah dialami oleh dirinya sendiri ketika di rumah. Aldi tentu merasa kesal atas tragedi kehilangan uang di dalam tasnya sendiri. Adanya <em>smart </em>CCTV membuat Aldi tentu merasa lebih aman karena bisa mengecek kembali rekaman <em>smart </em>CCTV jika mengalami kehilangan uang kembali atau barang lainnya. Akan hal ini, Smart Security System tentu memenuhi kebutuhan pengawasan  jarak jauh yang sangat diandalkan oleh Aldi.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="703" height="1024" src="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6236-2-703x1024.jpg" alt="" class="wp-image-1268" style="width:385px;height:auto" srcset="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6236-2-703x1024.jpg 703w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6236-2-206x300.jpg 206w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6236-2-768x1119.jpg 768w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6236-2-1055x1536.jpg 1055w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6236-2.jpg 1060w" sizes="auto, (max-width: 703px) 100vw, 703px" /></figure>
</div>


<p class="has-text-align-left">Akan tetapi, penggunakan smart CCTV tidak hanya dirasakan oleh Aldi, tetapi Zee juga mengalaminya untuk melakukan pengawasan terhadap sekeliling rumahnya. Akan tetapi, tidak hanya <em>smart </em>CCTV yang mempunyai alat pengawasan, <em>smart door </em>yang dimiliki oleh Bunga, Ia dan keluarganya menggunakan <em>smart door</em> pada setiap pintu rumahnya termasuk kamar, tetapi yang aktif berfungsi adalah smart door yang berada di ruang tamu. Adanya Smart door membuat Bunga dan keluarga dapat melakukan <em>surveillance </em>atau pengawasan dengan cara memonitor tamu yang datang dari jarak jauh. Fungsi monitor kamera pada <em>smart door</em> cukup penting karena jika Bunga tidak berada rumah, Ia bisa melakukan pengawasan dari jarak jauh. </p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>CCTV Sebagai Akses Komunikasi Keluarga</strong><em><strong> (Akses Komunikasi)</strong></em></li>
</ul>



<p class="has-text-align-left">Awalnya kami kira, smart CCTV hanya berfungsi sebagai alat untuk mengawasi, tetapi ternyata lebih dari itu. Zee membuktikan penggunaan Smart Security System<em> </em>juga memberikan manfaat dari segi kemudahan akses komunikasi. Salah satu subjek penelitian kami, Zee, mengungkapkan bahwa sistem ini tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga mempermudah komunikasi antara narasumber dan keluarganya secara <em>real-time.</em> Zee bahkan mengaku komunikasi lewat CCTV lebih efektif ketika berada di rumah. Hal ini menunjukkan bahwa Smart Security System mampu menggantikan atau bahkan mengoptimalkan fungsi komunikasi dibandingkan aplikasi pengirim pesan yang ada di <em>handphone </em>karena dapat memberikan solusi praktis bagi komunikasi sehari-hari dalam rumah.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="985" height="1024" src="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6232-985x1024.jpg" alt="" class="wp-image-1272" style="width:413px;height:auto" srcset="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6232-985x1024.jpg 985w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6232-289x300.jpg 289w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6232-768x799.jpg 768w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6232.jpg 1079w" sizes="auto, (max-width: 985px) 100vw, 985px" /></figure>
</div>


<ul class="wp-block-list">
<li><strong>CCTV sebagai Teknologi untuk Membuat Konten</strong> <strong><em>(Alat Videografi)</em></strong></li>
</ul>



<p class="has-text-align-left">Temuan yang tidak kami duga adalah Aldi juga menggunakan smart CCTV sebagai kamera rekaman untuk membuat <em>video </em>yang diunggah Aldi ke media sosial. Biasanya berupa video lucu dan kreatif&nbsp; yang di <em>shoot </em>langsung dari kamera CCTV. Hal ini tentu melebihi ekspektasi kami dari konsep <em>perceived usefulness</em> yang ternyata teknologi dapat meningkatkan penggunaan teknologi baru terutama dalam dunia kontemporer saat ini. Video konten dikumpulkan dari rekaman CCTV yang aktif dan diedit menjadi video yang interaktif membuat kami sebagai peneliti terinspirasi melakukan hal tersebut.&nbsp;</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1015" src="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6233-2-1024x1015.jpg" alt="" class="wp-image-1270" style="width:429px;height:auto" srcset="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6233-2-1024x1015.jpg 1024w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6233-2-300x297.jpg 300w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6233-2-150x150.jpg 150w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6233-2-768x761.jpg 768w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6233-2.jpg 1079w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</div>


<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Penggunaan yang Lebih Praktis</strong> <strong><em>(Practical)</em></strong></li>
</ul>



<p class="has-text-align-left">Kemudahan yang diberikan oleh&nbsp; <em>smart door</em> membuat Bunga untuk lebih sering mengunci atau membuka kunci pintu dari jarak jauh, tanpa harus berada di depan pintu rumah. Hadirnya Smart Door pada pintu utama rumah Bunga membuat kegiatan mengunci dan membuka pintu adalah hal yang praktis. Tanpa perlu membawa kunci, hanya dengan handphone yang terhubung dengan aplikasi Bunga sudah bisa membuka pintu rumahnya dari jarak jauh. Selain itu sistem ini dapat memberikan notifikasi <em>real-time</em> untuk memberitahukan kondisi di luar rumah, melihat siapa tamu yang berkunjung. Hal ini memudahkan Bunga untuk merespon dengan cepat.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="938" src="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6234-1024x938.jpg" alt="" class="wp-image-1271" style="width:427px;height:auto" srcset="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6234-1024x938.jpg 1024w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6234-300x275.jpg 300w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6234-768x703.jpg 768w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6234.jpg 1079w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</div>


<ul class="wp-block-list">
<li><strong><em>CCTV Membantu Mengungkap Kasus Pencurian</em></strong> <em>(<strong>Providing Crime Evidence</strong>)</em></li>
</ul>



<p class="has-text-align-left">Terakhir kegunaanya adalah membantu menyediakan bukti kejahatan, yaitu membantu menemukan pelaku pencurian tetangganya. Pernyataan ini menyoroti aspek &#8220;<em>providing crime evidence</em>&#8221; dari <em>Perceived Usefulness</em> penggunaan<em> </em>Smart Security System<em>. </em>Keberadaan Smart CCTV memungkinkan rekaman visual yang jelas dan diandalkan, Kemudian bisa mengidentifikasi dan menangkap pelaku kejahatan. Hal ini menunjukkan bahwa Smart Security System tidak hanya berfungsi sebagai alat pencegahan, tetapi juga sebagai bukti yang nyata dalam penegakan hukum. </p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1015" height="1024" src="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6235-1-1015x1024.jpg" alt="" class="wp-image-1273" style="width:425px;height:auto" srcset="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6235-1-1015x1024.jpg 1015w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6235-1-297x300.jpg 297w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6235-1-150x150.jpg 150w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6235-1-768x775.jpg 768w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_6235-1.jpg 1079w" sizes="auto, (max-width: 1015px) 100vw, 1015px" /></figure>
</div>


<p class="has-text-align-left">Dalam hasil diskusi kami membahas tentang Smart Security System yang<em> </em>memberikan dampak signifikan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari para narasumber. Mulai dari pengawasan, akses komunikasi, pembuatan konten, praktis, dan Membantu menangkap kasus pencurian. Berkaitan dengan konsep <em>Perceived Usefulness</em> yang kami gunakan. Para pengguna, seperti Aldi, Zee, dan Bunga, merasakan manfaat langsung dari teknologi ini yang memperkuat persepsi mereka akan kegunaannya. Dengan ini, kami sebagai peneliti membuktikan bahwa ternyata Smart Security System bukanlah sekedar teknologi tambahan semata. Akan tetapi, inovasi yang dapat mempermudah orang-orang terutama mahasiswa dalam menjalankan keseharian dan memperkuat efisiensi serta kualitas hidup secara keseluruhan.</p>



<p style="font-size:22px"><strong>PENUTUP</strong></p>



<p class="has-text-align-left"><em>Smart security system</em> merupakan teknologi canggih yang mengintegrasikan perangkat keras dan perangkat lunak untuk melindungi properti dan individu dari ancaman atau tindakan kriminal. Temuan kami terhadap sistem ini mencakup fitur-fitur seperti <em>smart CCTV </em>dan<em> smart door</em> yang digunakan sehari-hari oleh narasumber kami.</p>



<p class="has-text-align-left">Penelitian ini menunjukkan bahwa<em> </em>Smart Security System memiliki manfaat yang signifikan dan beragam bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UI 2022. Melalui berbagai teknik penelitian seperti wawancara mendalam,<em> video tour</em>, dan <em>video reenactment</em> dengan Zee, Bunga, dan Aldi, kami sebagai peneliti menemukan bahwa teknologi tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga memfasilitasi berbagai aspek kehidupan sehari-hari.</p>



<p class="has-text-align-left">Partisipan merasa lebih aman dan nyaman dengan adanya kemampuan untuk memantau rumah mereka secara <em>real-time</em>. Penggunaan Smart Security System memungkinkan mereka untuk tidak hanya mengawasi lingkungan rumah, tetapi bahkan untuk  berkomunikasi lebih efektif di dalam rumah. Teknologi ini memberikan solusi praktis yang menghemat waktu dan tenaga, seperti memudahkan akses masuk rumah tanpa kunci manual. Selain itu, Smart Security System<em> j</em>uga memiliki nilai tambah dalam hal kreativitas, dengan fitur-fitur yang memungkinkan penggunanya untuk membuat konten <em>video </em>dengan mudah. Lebih jauh lagi, sistem ini juga berperan penting dalam penyediaan bukti kejahatan, seperti berhasil menemukan pelaku pencurian di lingkungan rumah partisipan.</p>



<p class="has-text-align-left">Secara keseluruhan,<em> </em>Smart Security System terbukti sangat berguna dan dapat diandalkan oleh para subjek penelitian, yaitu para mahasiswa Ilmu Komunikasi UI 2022. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan rasa aman, tetapi juga memberikan kemudahan dan fleksibilitas dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu dapat menjadikannya solusi yang relevan dan berharga di tengah tantangan keamanan modern. Menurut pandangan kami, teknologi ini memberikan sebagian besar keuntungan dan dampak yang positif bagi para pengguna pada kesehariannya sehingga kami mendukung bahwa pengadopsian teknologi ini merupakan langkah penting yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan mahasiswa di era teknologi modern saat ini.</p>



<p style="font-size:22px"><strong>DAFTAR PUSTAKA</strong></p>



<p>Adrijanto, J. O. (2015). <em>Sistem Kontrol Rumah Pintar Menggunakan Arduino UNO Berbasis Android</em> (Doctoral dissertation, Politeknik Negeri Manado).</p>



<p>Armiwaty, M., Idrus, R. T., &amp; Romadhani, N. F. (2023). Revolusi Ruang Hidup dengan Teknologi Smart Home. In <em>SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62</em> (Vol. 1, pp. 102-106).</p>



<p>Davis, F. D., Jr. (1985). A Technology Acceptance Model for Empirically Testing New End-User Information Systems: Theory and Results (Doctoral dissertation). Massachusetts Institute of Technology.</p>



<p>Fikri, R. (2023). Optimalisasi Keamanan Rumah dengan Implementasi Sistem NotifikasiGerbang Cerdas Berbasis Internet of Things (IoT). <em>Journal of Computer System and Informatics (JoSYC)</em>, <em>4</em>(4), 816-829.</p>



<p>Harini, H., Prananosa, A. G., &amp; Terminanto, A. A. (2023). Inovasi Teknologi Dalam Meningkatkan Efisiensi Manajemen Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Di Era Digital. <em>Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat</em>, <em>4</em>(6), 12891-12897.</p>



<p>Hildayanti, A., &amp; Machrizzandi, M. S. R. (2020). Sistem Rekayasa Internet Pada Implementasi Rumah Pintar Berbasis IoT. <em>Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Fakultas Ilmu Komputer Universitas Al Asyariah Mandar</em>, <em>6</em>(1), 45-51.</p>



<p>Moleong, L. J. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakary</p>



<p>Sugiyono. (2019). Metodelogi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Dan R&amp;D. Bandung:</p>



<p>ALFABETA.</p>



<p>Wicaksono, S. R. (2022). Teori Dasar Technology Acceptance Model. CV. Seribu Bintang</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://journalight.com/2024/06/04/penggunaan-smart-security-system-bagi-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
