<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kelompok 3 Jurnalisme Online 2025 &#8211; Journalight</title>
	<atom:link href="https://journalight.com/author/kelompok-6-jurnalisme-data-2024/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journalight.com</link>
	<description>UI Journalism Studies</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Jun 2025 08:51:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/02/cropped-Journalight_1-logo-cropped-removebg-32x32.png</url>
	<title>Kelompok 3 Jurnalisme Online 2025 &#8211; Journalight</title>
	<link>https://journalight.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ifan Seventeen Resmi Pimpin PFN: Antara Strategi Kreatif atau Manuver Politik</title>
		<link>https://journalight.com/2025/04/09/ifan-seventeen-resmi-pimpin-pfn-antara-strategi-kreatif-atau-manuver-politik/</link>
					<comments>https://journalight.com/2025/04/09/ifan-seventeen-resmi-pimpin-pfn-antara-strategi-kreatif-atau-manuver-politik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kelompok 3 Jurnalisme Online 2025]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2025 04:30:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Explainer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journalight.com/?p=2778</guid>

					<description><![CDATA[Penunjukan Ifan Seventeen sebagai Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN) langsung memicu kontroversi. Kementerian BUMN menyatakan pemilihannya didasarkan pada rekam jejak Ifan di industri kreatif, tetapi banyak pihak yang meragukan pengalaman Ifan di dunia perfilman. Selain itu, banyak yang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image is-style-default"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1080" height="608" src="https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/04/AD_4nXcvzELG-fowIQiqhjxFQitqx0EIQXFUkWIvNJuxlxfSxVb9mmnQTeG-G32nSLIcJ4VflWYKUWUjVOUwPiDrLA2sLsz1BXqxZ4UhmvNVmfDd0r8bG-UhSDcwin7BGQs5_l1IWF7T.png" alt="Foto: @ifanseventeen, 8 Januari 2025, diunggah melalui Instagram" class="wp-image-2906" title="Foto: @ifanseventeen, 8 Januari 2025, diunggah melalui Instagram" srcset="https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/04/AD_4nXcvzELG-fowIQiqhjxFQitqx0EIQXFUkWIvNJuxlxfSxVb9mmnQTeG-G32nSLIcJ4VflWYKUWUjVOUwPiDrLA2sLsz1BXqxZ4UhmvNVmfDd0r8bG-UhSDcwin7BGQs5_l1IWF7T.png 1080w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/04/AD_4nXcvzELG-fowIQiqhjxFQitqx0EIQXFUkWIvNJuxlxfSxVb9mmnQTeG-G32nSLIcJ4VflWYKUWUjVOUwPiDrLA2sLsz1BXqxZ4UhmvNVmfDd0r8bG-UhSDcwin7BGQs5_l1IWF7T-300x169.png 300w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/04/AD_4nXcvzELG-fowIQiqhjxFQitqx0EIQXFUkWIvNJuxlxfSxVb9mmnQTeG-G32nSLIcJ4VflWYKUWUjVOUwPiDrLA2sLsz1BXqxZ4UhmvNVmfDd0r8bG-UhSDcwin7BGQs5_l1IWF7T-1024x576.png 1024w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/04/AD_4nXcvzELG-fowIQiqhjxFQitqx0EIQXFUkWIvNJuxlxfSxVb9mmnQTeG-G32nSLIcJ4VflWYKUWUjVOUwPiDrLA2sLsz1BXqxZ4UhmvNVmfDd0r8bG-UhSDcwin7BGQs5_l1IWF7T-768x432.png 768w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><figcaption class="wp-element-caption">Foto: Ifan (tengah) bersama Presiden Indonesia Prabowo Subianto (kanan) pada 8 Januari 2025.<br> (Sumber foto: akun Instagram @ifanseventeen)</figcaption></figure>



<p>Penunjukan Ifan Seventeen sebagai Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN) langsung memicu kontroversi. Kementerian BUMN menyatakan pemilihannya didasarkan pada rekam jejak Ifan di industri kreatif, tetapi banyak pihak yang meragukan pengalaman Ifan di dunia perfilman. </p>



<p>Selain itu, banyak yang menilai keputusan ini dipengaruhi oleh faktor politik dan dianggap sebagai bentuk selebritisasi jabatan publik.</p>



<p>Lalu, apakah ini murni adalah bentuk dari strategi inovasi atau justru manuver politik? Dan bagaimana respons industri serta masyarakat terhadap keputusan ini? <br></p>



<h2 class="wp-block-heading has-large-font-size"><strong>Mengenal lebih dalam Ifan Seventeen</strong></h2>



<p>Riefian Fajarsyah, atau yang lebih dikenal sebagai Ifan Seventeen, adalah mantan vokalis band Seventeen. Ia lahir di Yogyakarta pada 16 Maret 1983 dan mulai menekuni musik sejak SMA.</p>



<p>Pada 2008, Ifan bergabung dengan band Seventeen setelah terpilih melalui audisi untuk menggantikan vokalis sebelumnya, Doni. Namanya semakin dikenal setelah menjadi satu-satunya anggota Seventeen yang selamat dari tragedi tsunami di Tanjung Lesung, Banten, pada 2018.</p>



<p>Meski kehilangan rekan-rekan bandnya, Ifan tetap melanjutkan karier di dunia musik. Ia sempat menggunakan nama Seventeen sebelum akhirnya memutuskan keluar dari band pada 2020 karena ada pihak yang merasa dirugikan dengan penggunaan nama tersebut.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah setelah melewati beberapa shalat istikharah dan juga dikarenakan ada pihak yang merasa dirugikan dengan dipakainya nama band Seventeen, aku dengan ini menyatakan untuk melepaskan diri dari vokalis Seventeen sebagai sebuah band,&#8221; tulis Ifan di akun Instagram pribadinya pada Rabu (18/11/2020).<sup data-fn="c8b33485-049e-40e2-9890-b1e43fa5b6f2" class="fn"><a href="#c8b33485-049e-40e2-9890-b1e43fa5b6f2" id="c8b33485-049e-40e2-9890-b1e43fa5b6f2-link">1</a></sup></p>



<p>Selain bermusik, Ifan juga melebarkan sayapnya ke dunia perfilman. Pada 2019, ia debut sebagai aktor dalam film <em>Sukep: The Movie</em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading has-large-font-size"><strong>PT PFN dan Perannya dalam Ekosistem Perfilman Indonesia</strong></h2>



<p>Dilansir dari forum resmi Produksi Film Negara (PFN) adalah perusahaan BUMN yang bergerak di industri audio visual yang telah bertransformasi menjadi perusahaan pembiayaan film (PFN.co.id, 2025).<sup data-fn="7bc36ab7-52ba-4cd7-8e30-e6057db3f2a6" class="fn"><a href="#7bc36ab7-52ba-4cd7-8e30-e6057db3f2a6" id="7bc36ab7-52ba-4cd7-8e30-e6057db3f2a6-link">2</a></sup></p>



<p>Pada Agustus 2023, PFN resmi berubah status dari Perusahaan Umum (Perum) menjadi Perseroan Terbatas (Persero) sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 Tahun 2023. (JDIH BPK, 2023).<sup data-fn="e08809db-ea13-4475-8dea-0250aff2326f" class="fn"><a href="#e08809db-ea13-4475-8dea-0250aff2326f" id="e08809db-ea13-4475-8dea-0250aff2326f-link">3</a></sup>&nbsp;</p>



<figure class="wp-block-pullquote"><blockquote><p>&#8220;Perusahaan Perseroan (Persero) memiliki maksud dan tujuan untuk melaksanakan kegiatan usaha perfilman dan konten, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya Perusahaan Perseroan (Persero) berdasarkan prinsip tata kelola baik,&#8221; </p><cite>pasal 2 Ayat 1 pp no.42 tahun 2023<sup data-fn="a967b659-0ed2-4882-a51d-d94fbec76a49" class="fn"><a href="#a967b659-0ed2-4882-a51d-d94fbec76a49" id="a967b659-0ed2-4882-a51d-d94fbec76a49-link">4</a></sup></cite></blockquote></figure>



<p>Saat ini, PFN merupakan jembatan antara pemerintah, BUMN, sektor swasta, dan pelaku industri perfilman, dengan tiga misi utama: mengelola pembiayaan film dan konten untuk berbagai pihak, mengembangkan talenta kreatif di industri film dan konten, serta mengorkestrasi ekosistem perfilman untuk kemajuan industri film Indonesia (pfn.co.id).</p>



<p>Sebagai pemimpin PFN, Ifan ditugaskan untuk mengkaji konsolidasi PFN dengan Lokananta dan Balai Pustaka guna mempercepat integrasi ekosistem kreatif BUMN. Erick Thohir menjelaskan kepada <a href="https://money.kompas.com/read/2025/03/14/173700226/erick-thohir-buka-bukaan-alasan-tunjuk-ifan-seventeen-jadi-dirut-pfn">Kompas</a> pada Jumat (14/3/2025), &#8220;Memang pemerintah melihat juga konsolidasi BUMN ini harus dipercepat. Ya, salah satunya kita punya Balai Pustaka, PFN, Lokananta. Nah ini akan dikonsolidasikan menjadi bagian pusat konten atau apapun namanya, yang sedang dibuat kajiannya.&#8221;<sup data-fn="c95dba9a-6ca3-4ab1-b3bc-dba95978cd2b" class="fn"><a href="#c95dba9a-6ca3-4ab1-b3bc-dba95978cd2b" id="c95dba9a-6ca3-4ab1-b3bc-dba95978cd2b-link">5</a></sup></p>



<h2 class="wp-block-heading has-large-font-size"><strong>Mengapa Ifan Seventeen Dipilih sebagai Dirut PFN?</strong></h2>



<p>Penunjukan Ifan Seventeen sebagai Dirut PT PFN memicu berbagai reaksi di kalangan sineas dan publik. Kementerian BUMN mengklaim pemilihannya didasarkan pada rekam jejak Ifan di industri kreatif, terutama sebagai produser film.</p>



<p>Juru Bicara Kementerian BUMN, Putri Viola, menegaskan bahwa Ifan tidak hanya dikenal sebagai musisi, tetapi juga memiliki pengalaman sebagai produser.&nbsp;“Ifan memiliki rekam jejak dalam industri film, termasuk terlibat dalam produksi <em>Kemarin</em> (2020) dan <em>Kau dan Dia</em> (2021),” ujarnya saat ditemui <a href="https://www.tempo.co/ekonomi/tunjuk-ifan-seventeen-jadi-dirut-pfn-janji-presiden-prabowo-terapkan-sistem-meritokrasi-diungkit--1219427">Tempo</a>, Rabu (12/03/2025).<sup data-fn="2e864d7c-d901-4b82-be2f-46ab284c300b" class="fn"><a href="#2e864d7c-d901-4b82-be2f-46ab284c300b" id="2e864d7c-d901-4b82-be2f-46ab284c300b-link">6</a></sup></p>



<p>Selain itu, pemilihan ini diharapkan membawa kepemimpinan generasi muda ke dalam BUMN, sehingga dapat mendorong inovasi dalam perfilman nasional.</p>



<p>Namun, keputusan ini menuai pro dan kontra, dengan sejumlah pihak mempertanyakan apakah pengalaman Ifan cukup untuk memimpin PFN.</p>



<h2 class="wp-block-heading has-large-font-size"><strong>Jabatan Profesional atau Politis?</strong></h2>



<p>Penunjukan Ifan Seventeen sebagai Dirut PFN memicu spekulasi politik. Ifan secara terbuka mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Kedekatan ini memperkuat dugaan bahwa pemilihannya cenderung bernuansa politis.</p>



<p>Menanggapi hal ini, Head of Corporate Secretary PT PFN, Ihsan Chairdiansyah, membantah adanya intervensi politik. “Pemilihannya murni didasarkan pada kebutuhan perusahaan, bukan karena faktor politik,” ujarnya dalam wawancara dengan <a href="https://ameera.republika.co.id/berita/st0jdg425/ini-alasan-ifan-seventeen-dipilih-jadi-dirut-pt-pfn">Republika.co.id</a>, Rabu (12/03/2025).<sup data-fn="4eaf6940-6f45-41d2-bda5-5eb448d43d85" class="fn"><a href="#4eaf6940-6f45-41d2-bda5-5eb448d43d85" id="4eaf6940-6f45-41d2-bda5-5eb448d43d85-link">7</a></sup></p>



<p>Di sisi lain, pengamat film Benny Benke menilai keputusan ini tidak melalui proses seleksi berbasis kompetensi. “Sebagaimana pemilihan sebelumnya, tidak ada <em>merit system</em> yang berjalan. Semua didasarkan pada keputusan politis,” tegasnya saat diwawancarai <a href="https://www.tempo.co/ekonomi/tunjuk-ifan-seventeen-jadi-dirut-pfn-janji-presiden-prabowo-terapkan-sistem-meritokrasi-diungkit--1219427">Tempo</a><em>, </em>Jumat (14/03/2025).<sup data-fn="26cdb68f-d0e9-4b04-b144-691209d3af50" class="fn"><a href="#26cdb68f-d0e9-4b04-b144-691209d3af50" id="26cdb68f-d0e9-4b04-b144-691209d3af50-link">8</a></sup></p>



<p>Ia juga menambahkan bahwa Indonesia tidak kekurangan sineas dengan rekam jejak yang lebih kuat, tetapi mereka kerap tersingkir karena faktor di luar kompetensi.</p>



<h2 class="wp-block-heading has-large-font-size"><br><strong>Lalu, bagaimana Respons Industri Film dan Masyarakat?</strong></h2>



<p>Keputusan ini memicu reaksi beragam dari sineas dan publik. Beberapa nama besar, seperti Joko Anwar, Anggy Umbara, dan Yama Carlos, mengkritik pemilihan Ifan yang dinilai lebih mempertimbangkan faktor kedekatan politik atau popularitas ketimbang rekam jejak profesional di industri film.</p>



<p>Sejalan dengan itu, aktor Fedi Nuril juga menyayangkan keputusan ini. Dalam cuitan-nya di X pada (12/03/2025), ia mempertanyakan pengalaman dan prestasi Ifan di perfilman yang menurutnya bertentangan dengan janji meritokrasi Presiden Prabowo Subianto.<sup data-fn="37d09ff7-9472-48f7-b540-0583879fd99d" class="fn"><a href="#37d09ff7-9472-48f7-b540-0583879fd99d" id="37d09ff7-9472-48f7-b540-0583879fd99d-link">9</a></sup></p>



<p>Di media sosial, kritik terkait pengangkatan ini pun ramai. Sebagian warganet mendukung Ifan dan berharap ia mampu membuktikan kemampuannya, sementara yang lain menganggap keputusan ini sebagai bagian dari tren selebritisasi jabatan publik.</p>



<p>Menanggapi hal ini, Ifan menegaskan kesiapannya untuk bekerja keras dan membuktikan kapasitasnya. Namun, ia juga menulis, <em>&#8220;</em>Kalau memang ada yang lebih baik dan bisa membawa PFN maju, saya siap mundur. Tapi kalau tidak, saya berharap bisa mendapat dukungan untuk bekerja dengan maksimal.&#8221; Tulisannya melalui unggahan Instagram, Jumat (21/03/2025).<sup data-fn="607e69a1-dcd6-4352-afff-8db1292fee9c" class="fn"><a href="#607e69a1-dcd6-4352-afff-8db1292fee9c" id="607e69a1-dcd6-4352-afff-8db1292fee9c-link">10</a></sup></p>



<h2 class="wp-block-heading has-large-font-size"><strong>Pada akhirnya&#8230;</strong></h2>



<p>Penunjukan Ifan Seventeen sebagai Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN) memunculkan dua pandangan berbeda. Kementerian BUMN menyatakan bahwa pemilihan Ifan didasarkan pada pengalaman di industri kreatif, meski banyak yang meragukan kompetensinya di dunia perfilman.</p>



<p>Di sisi lain, publik justru meragukan kelayakan Ifan dan menilai penunjukannya sarat muatan politik, terutama karena dukungannya terhadap Prabowo Subianto, serta mengkritik absennya seleksi berbasis kompetensi.</p>



<p>Meskipun mendapat kritik, Ifan siap membuktikan kemampuannya dan berharap mendapatkan dukungan untuk memajukan PFN.</p>



<p><strong>Sumber Data:</strong></p>


<ol class="wp-block-footnotes"><li id="c8b33485-049e-40e2-9890-b1e43fa5b6f2">Ifanseventeen<em>. Instagram</em>. (n.d.). <a href="https://www.instagram.com/p/CHuNmIQJFWT/?igsh=MW5uaTUwcWQyMWxpMg==">https://www.instagram.com/p/CHuNmIQJFWT/?igsh=MW5uaTUwcWQyMWxpMg== </a> <a href="#c8b33485-049e-40e2-9890-b1e43fa5b6f2-link" aria-label="Jump to footnote reference 1"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/21a9.png" alt="↩" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />︎</a></li><li id="7bc36ab7-52ba-4cd7-8e30-e6057db3f2a6">Produksi Film Negara (n.d.). <em>Tentang Kami</em>. <a href="https://pfn.co.id/tentang-kami/">https://pfn.co.id/tentang-kami/</a> <a href="#7bc36ab7-52ba-4cd7-8e30-e6057db3f2a6-link" aria-label="Jump to footnote reference 2"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/21a9.png" alt="↩" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />︎</a></li><li id="e08809db-ea13-4475-8dea-0250aff2326f">Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum di Lingkungan Badan Pemeriksa Keuangan (JDIH BPK). (n.d.). <em>PP No. 42 Tahun 2023</em>. Database Peraturan | JDIH BPK. <a href="https://peraturan.bpk.go.id/Details/258471/pp-no-42-tahun-2023">https://peraturan.bpk.go.id/Details/258471/pp-no-42-tahun-2023</a> <a href="#e08809db-ea13-4475-8dea-0250aff2326f-link" aria-label="Jump to footnote reference 3"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/21a9.png" alt="↩" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />︎</a></li><li id="a967b659-0ed2-4882-a51d-d94fbec76a49">Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum di Lingkungan Badan Pemeriksa Keuangan (JDIH BPK). (n.d.). <em>PP No. 42 Tahun 2023</em>. Database Peraturan | JDIH BPK. <a href="https://peraturan.bpk.go.id/Details/258471/pp-no-42-tahun-2023">https://peraturan.bpk.go.id/Details/258471/pp-no-42-tahun-2023</a> <a href="#a967b659-0ed2-4882-a51d-d94fbec76a49-link" aria-label="Jump to footnote reference 4"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/21a9.png" alt="↩" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />︎</a></li><li id="c95dba9a-6ca3-4ab1-b3bc-dba95978cd2b">Djumena, E. (2025, March 14). Erick Thohir Buka-bukaan Alasan Tunjuk Ifan Seventeen Jadi Dirut PFN. <em>KOMPAS.com</em>. <a href="https://money.kompas.com/read/2025/03/14/173700226/erick-thohir-buka-bukaan-alasan-tunjuk-ifan-seventeen-jadi-dirut-pfn">https://money.kompas.com/read/2025/03/14/173700226/erick-thohir-buka-bukaan-alasan-tunjuk-ifan-seventeen-jadi-dirut-pfn</a> <a href="#c95dba9a-6ca3-4ab1-b3bc-dba95978cd2b-link" aria-label="Jump to footnote reference 5"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/21a9.png" alt="↩" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />︎</a></li><li id="2e864d7c-d901-4b82-be2f-46ab284c300b">Muhid, H. K., &amp; Nurhadi. (2025, March 14). Tunjuk Ifan Seventeen Jadi Dirut PFN, Janji Presiden Prabowo Terapkan Sistem meritokrasi diungkit. Tempo. <a href="https://www.tempo.co/ekonomi/tunjuk-ifan-seventeen-jadi-dirut-pfn-janji-presiden-prabowo-terapkan-sistem-meritokrasi-diungkit--1219427">https://www.tempo.co/ekonomi/tunjuk-ifan-seventeen-jadi-dirut-pfn-janji-presiden-prabowo-terapkan-sistem-meritokrasi-diungkit&#8211;1219427</a> <a href="#2e864d7c-d901-4b82-be2f-46ab284c300b-link" aria-label="Jump to footnote reference 6"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/21a9.png" alt="↩" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />︎</a></li><li id="4eaf6940-6f45-41d2-bda5-5eb448d43d85">Rostanti, Q. (2025, March 12). Ifan Seventeen jadi Dirut, ini kata PFN. Republika Online. <a href="https://ameera.republika.co.id/berita/st0jdg425/ini-alasan-ifan-seventeen-dipilih-jadi-dirut-pt-pfn">https://ameera.republika.co.id/berita/st0jdg425/ini-alasan-ifan-seventeen-dipilih-jadi-dirut-pt-pfn</a> <a href="#4eaf6940-6f45-41d2-bda5-5eb448d43d85-link" aria-label="Jump to footnote reference 7"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/21a9.png" alt="↩" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />︎</a></li><li id="26cdb68f-d0e9-4b04-b144-691209d3af50">Muhid, H. K., &amp; Nurhadi. (2025, March 14). Tunjuk Ifan Seventeen Jadi Dirut PFN, Janji Presiden Prabowo Terapkan Sistem meritokrasi diungkit. Tempo. <a href="https://www.tempo.co/ekonomi/tunjuk-ifan-seventeen-jadi-dirut-pfn-janji-presiden-prabowo-terapkan-sistem-meritokrasi-diungkit--1219427">https://www.tempo.co/ekonomi/tunjuk-ifan-seventeen-jadi-dirut-pfn-janji-presiden-prabowo-terapkan-sistem-meritokrasi-diungkit&#8211;1219427</a> <a href="#26cdb68f-d0e9-4b04-b144-691209d3af50-link" aria-label="Jump to footnote reference 8"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/21a9.png" alt="↩" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />︎</a></li><li id="37d09ff7-9472-48f7-b540-0583879fd99d">Fedi Nuril. X. (n.d.). <a href="https://x.com/realfedinuril/status/1899698016606629926">https://x.com/realfedinuril/status/1899698016606629926</a> <a href="#37d09ff7-9472-48f7-b540-0583879fd99d-link" aria-label="Jump to footnote reference 9"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/21a9.png" alt="↩" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />︎</a></li><li id="607e69a1-dcd6-4352-afff-8db1292fee9c">Ifanseventeen<em>. Instagram</em>. (n.d.). <a href="https://www.instagram.com/p/DHdsaRTyHax/?img_index=1">https://www.instagram.com/p/DHdsaRTyHax/?img_index=1</a> <a href="#607e69a1-dcd6-4352-afff-8db1292fee9c-link" aria-label="Jump to footnote reference 10"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/21a9.png" alt="↩" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />︎</a></li></ol>


<p><strong>Penulis:</strong><br>Luthfiah Alfera Ningrum, Maudya Endah Anggraini, Aliya Rifqa Shakira, Salsabila Taqy Rezsakaputri.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://journalight.com/2025/04/09/ifan-seventeen-resmi-pimpin-pfn-antara-strategi-kreatif-atau-manuver-politik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebal Tantangan, Mengapa Perokok Indonesia Bertahan?</title>
		<link>https://journalight.com/2024/11/12/kebal-tantangan-mengapa-perokok-indonesia-bertahan/</link>
					<comments>https://journalight.com/2024/11/12/kebal-tantangan-mengapa-perokok-indonesia-bertahan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kelompok 3 Jurnalisme Online 2025]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Nov 2024 08:37:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Data Journalism]]></category>
		<category><![CDATA[Perokok]]></category>
		<category><![CDATA[rokok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journalight.com/?p=1535</guid>

					<description><![CDATA[Di tengah desakan global untuk menekan angka perokok, Indonesia justru masih menjadi salah satu &#8220;surga&#8221; bagi perokok. Sadar gak, sih? Rokok kini bukan hanya sekadar barang konsumsi, tapi sudah menjadi bagian dari obrolan, bahkan identitas bagi penggunanya. Mirisnya, kesadaran akan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-video"><video height="900" style="aspect-ratio: 1080 / 900;" width="1080" autoplay controls src="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/SETIAP-1-TAHUN-JUTAAN-ORANG-BERHENTI-MEROKOK.mp4"></video></figure>



<p>Di tengah desakan global untuk menekan angka perokok, Indonesia justru masih menjadi salah satu &#8220;surga&#8221; bagi perokok. Sadar<em> </em>gak, sih? Rokok kini bukan hanya sekadar barang konsumsi, tapi sudah menjadi bagian dari obrolan, bahkan identitas bagi penggunanya. Mirisnya, kesadaran akan bahaya merokok belum sepenuhnya tertanam di kalangan masyarakat, terutama pada generasi muda yang semakin menganggap rokok sebagai bagian dari gaya hidup.  </p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>INDONESIA BERADA PADA PERINGKAT 8 JUMLAH PEROKOK TERBANYAK DUNIA</strong></h2>



<p>Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) dari Kemenkes, jumlah perokok di Indonesia diperkirakan sudah lebih dari 70 juta orang<sup data-fn="9c2e41a5-330a-464f-a29b-d553dcb87428" class="fn"><a href="#9c2e41a5-330a-464f-a29b-d553dcb87428" id="9c2e41a5-330a-464f-a29b-d553dcb87428-link">1</a></sup>. Angka ini menempatkan Indonesia di peringkat 8 besar negara dengan jumlah perokok terbanyak di dunia, dengan 38,2% dari populasi merupakan perokok (World Population Review, 2024)<sup data-fn="195958ec-d8c4-4f57-8f60-9bccf00362f9" class="fn"><a href="#195958ec-d8c4-4f57-8f60-9bccf00362f9" id="195958ec-d8c4-4f57-8f60-9bccf00362f9-link">2</a></sup>. Kondisi ini diperkeruh dengan temuan dari Badan Pusat Statistik yang mengungkapkan bahwa <strong>persebaran jumlah perokok usia di atas 15 tahun hampir merata di seluruh Indonesia</strong>. </p>


<div class="responsive-embed widescreen"><iframe class="wp-embedded-content" sandbox="allow-scripts" security="restricted" title="Persentase Persebaran Perokok di Indonesia (2023)" src="https://datawrapper.dwcdn.net/8ibQy/4/#?secret=RCEzBxKEBd" data-secret="RCEzBxKEBd" scrolling="no" frameborder="0" height="315"></iframe></div>



<p>Hal menunjukkan bahwa kebiasaan merokok sudah dimulai sejak remaja dan telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia dari Sabang hingga Merauke.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Rokok: Teman Hidup yang Sulit Dilepaskan</h3>



<p>Selain tingginya jumlah perokok, rata-rata konsumsi rokok di Indonesia juga mencatat angka yang mengkhawatirkan. Lembaga survei PKSJ UI mengungkapkan bahwa mayoritas perokok menghabiskan 1-2 bungkus rokok setiap harinya. Bayangkan, jika satu bungkus rokok berisi minimal 12 batang, berarti ada sekitar 12 hingga 24 batang rokok yang masuk ke dalam tubuh setiap harinya. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="663" src="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/1-Bungkus-1-1024x663.png" alt="" class="wp-image-1965" srcset="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/1-Bungkus-1-1024x663.png 1024w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/1-Bungkus-1-300x194.png 300w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/1-Bungkus-1-768x497.png 768w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/1-Bungkus-1-1536x994.png 1536w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/1-Bungkus-1-2048x1326.png 2048w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Angka ini jelas menunjukkan bahwa rokok telah menjadi santapan wajib yang menemani keseharian mereka. Rokok sudah dianggap seperti teman yang menemani dalam berbagai situasi, baik saat bekerja, bersosialisasi, maupun saat bersantai. Kebiasaan ini tidak hanya melibatkan ruang pribadi, tetapi juga menjalar ke ruang publik, di mana merokok sudah menjadi hal yang dianggap biasa. Hal ini memperkuat norma sosial yang ada dan menjadikan merokok seolah bagian tak terpisahkan dari interaksi sosial masyarakat.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong> </strong>&#8220;9 dari 10 Perokok Sadar Akan Bahaya Rokok&#8221;</h3>



<p>Siapa yang belum tahu bahaya rokok? Sebagian besar dari kita pasti telah mengetahui akan bahaya rokok. Berbagai penelitian medis dan laporan dari organisasi kesehatan dunia seperti World Health Organization (WHO) telah lama mengungkapkan dampak merugikan rokok bagi kesehatan. Menariknya, meskipun bahaya merokok sudah sangat jelas dan telah merenggut banyak sekali nyawa disekitar kita, kebiasaan merokok masih tetap mengakar kuat di masyarakat Indonesia. Survei terbaru dari PKSJ UI mengungkapkan sebuah temuan yang mengejutkan, dimana <strong>91,08% perokok ternyata telah sadar akan</strong> <strong>risiko kesehatan</strong> yang ditimbulkan oleh merokok. Ini menunjukkan bahwa merokok telah dijadikan sebagai &#8220;teman hidup&#8221; yang sulit dilepaskan, bahkan oleh mereka yang sadar akan bahayanya.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-wp-embed is-provider-flourish wp-block-embed-flourish"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="responsive-embed widescreen"><iframe class="wp-embedded-content" sandbox="allow-scripts" security="restricted" title="Interactive or visual content" src="https://flo.uri.sh/visualisation/20816549/embed#?secret=Jgr9nTtYiC" data-secret="Jgr9nTtYiC" frameborder="0" scrolling="no" height="575" width="700"></iframe></div>
</div></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Kian Penuh Tantangan, Namun Merokok Sulit Dilepaskan</h2>



<p>Kesadaran akan bahaya merokok yang telah dimiliki oleh sebagian besar perokok bukanlah satu-satunya fakta mencolok dari fenomena tingginya angka perokok di Indonesia saat ini. Nyatanya, para perokok ini telah dihadapkan pada berbagai tantangan yang mempersulit mereka untuk melanjutkan kebiasaan tersebut. Tantangan-tantangan ini tidak hanya sebatas pada terbatasnya ruang dan waktu untuk merokok, tetapi juga muncul dari berbagai sisi. </p>



<h3 class="wp-block-heading">Ruang yang Semakin Menyempit</h3>



<p>Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi perokok adalah penerapan <strong>Kawasan Tanpa Rokok (KTR)</strong> di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini diatur dalam Pasal 115 ayat (2) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, yang mewajibkan pemerintah daerah menetapkan KTR di wilayahnya. Regulasi ini melarang aktivitas merokok di tempat-tempat umum. Penerapan KTR jelas memberikan tekanan sosial kepada perokok untuk membatasi kebiasaan mereka, terutama di ruang-ruang publik. Namun pada kenyataannya, meskipun tantangan KTR semakin membatasi ruang gerak mereka, perokok tetap berupaya menemukan cara agar dapat tetap merokok.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;Gue tau, sih, ada daerah yang melarang kita buat ngerokok, tapi biasanya kalau tempatnya terbuka gue tetep ngerokok aja.&#8221; ujar narasumber berinisial A.</p>
</blockquote>



<h3 class="wp-block-heading">Tak Merokok Lebih Horor dari Gambar di Bungkus Rokok</h3>



<p>Selain pembatasan ruang, pemerintah juga telah mengatur pemasangan peringatan bahaya dalam bentuk gambar pada kemasan rokok sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.  Namun, survei PKSJ UI menunjukkan bahwa mayoritas perokok merasa gambar-gambar ini tidak mempengaruhi kebiasaan merokok mereka. Dengan kata lain, seseram-seramnya gambar pada bungkus rokok, lebih seram lagi tidak merokok.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-wp-embed is-provider-flourish wp-block-embed-flourish"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="responsive-embed widescreen"><iframe loading="lazy" class="wp-embedded-content" sandbox="allow-scripts" security="restricted" title="Interactive or visual content" src="https://flo.uri.sh/visualisation/20788283/embed#?secret=Tj3GzABSFR" data-secret="Tj3GzABSFR" frameborder="0" scrolling="no" height="575" width="700"></iframe></div>
</div></figure>



<h3 class="wp-block-heading">Merokok Hukumnya &#8220;Dilarang&#8221; antara Haram dan Makruh</h3>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;Seluruh peserta sidang sepakat bahwa rokok hukumnya tidak wajib, sunnah maupun mubah,&#8230;Setuju kalau merokok haram di tempat umum, bagi anak-anak dan wanita hamil?,&#8221; kembali peserta menjawab serentak, &#8220;setujuu!&#8221; (Kementerian Agama Republik Indonesia, 2009)<sup data-fn="7311a9d7-8d44-4127-bd2d-646ac42b99a8" class="fn"><a href="#7311a9d7-8d44-4127-bd2d-646ac42b99a8" id="7311a9d7-8d44-4127-bd2d-646ac42b99a8-link">3</a></sup></p>
</blockquote>



<p>Itulah pernyataan di dalam sidang pleno Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia III&nbsp;yang dipimpin oleh Ketua MUI KH Maruf Amin, 15 tahun yang lalu. Meski bersifat imbauan moral dan tidak mengikat secara hukum, fatwa ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi umat Muslim, untuk lebih bijak dalam menyikapi kebiasaan merokok. Namun, pertanyaannya tetap sama, yaitu seberapa besar pengaruh fatwa ini dalam menekan angka perokok di Indonesia, sebuah negara dengan budaya merokok yang begitu mengakar?</p>



<div class="wp-block-media-text is-stacked-on-mobile" style="grid-template-columns:55% auto"><figure class="wp-block-media-text__media"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="662" src="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/Persepsi-Masyarakat-terhadap-Fatwa-MUI-1-1-1024x662.png" alt="" class="wp-image-2172 size-full" srcset="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/Persepsi-Masyarakat-terhadap-Fatwa-MUI-1-1-1024x662.png 1024w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/Persepsi-Masyarakat-terhadap-Fatwa-MUI-1-1-300x194.png 300w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/Persepsi-Masyarakat-terhadap-Fatwa-MUI-1-1-768x497.png 768w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/Persepsi-Masyarakat-terhadap-Fatwa-MUI-1-1-1536x994.png 1536w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/Persepsi-Masyarakat-terhadap-Fatwa-MUI-1-1-2048x1325.png 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure><div class="wp-block-media-text__content">
<p>Berdasarkan hasil survei yang sama, PKSJ UI juga telah mencoba untuk melihat persepsi masyarakat mengenai fatwa haram ini. Cukup tingginya angka persetujuan, menunjukkan bahwa banyak orang sudah sadar akan buruknya rokok, bahkan mengaitkannya dengan pandangan agama. Meskipun banyaknya suara yang setuju dengan fatwa tersebut (yang keluar pada tahun 2009), kenyataannya fatwa ini belum cukup efektif untuk mengurangi jumlah perokok di Indonesia sampai saat ini.</p>
</div></div>



<h3 class="wp-block-heading">Rokok Dihisap, Tabungan Lenyap</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-wp-embed is-provider-flourish wp-block-embed-flourish"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="responsive-embed widescreen"><iframe loading="lazy" class="wp-embedded-content" sandbox="allow-scripts" security="restricted" title="Interactive or visual content" src="https://flo.uri.sh/visualisation/20788280/embed#?secret=oKW1tVXKF4" data-secret="oKW1tVXKF4" frameborder="0" scrolling="no" height="575" width="700"></iframe></div>
</div></figure>



<p>Selain fatwa haram, tingginya biaya konsumsi rokok seharusnya menjadi faktor signifikan yang mendorong seseorang untuk berhenti merokok. Data dari PKSJ UI menunjukkan bahwa para perokok juga menyadari rokok sebagai barang mahal. Namun, bagaimana jika harga rokok naik? Apakah persepsi tersebut akan berpengaruh langsung terhadap perilaku mereka?</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-wp-embed is-provider-flourish wp-block-embed-flourish"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="responsive-embed widescreen"><iframe loading="lazy" class="wp-embedded-content" sandbox="allow-scripts" security="restricted" title="Interactive or visual content" src="https://flo.uri.sh/visualisation/20812273/embed#?secret=ZqQX9mnSLI" data-secret="ZqQX9mnSLI" frameborder="0" scrolling="no" height="575" width="700"></iframe></div>
</div></figure>



<p>Meskipun kenaikan harga rokok mencapai nominal yang cukup besar, data menunjukkan bahwa rokok masih memiliki konsumen yang bersedia untuk membelinya. Fakta menarik ini tercermin dalam respons perokok aktif terhadap kenaikan harga. Misalnya, meskipun harga rokok mencapai Rp70.000, yang cukup tinggi, sejumlah besar perokok memilih untuk berhenti. Sayangnya, data ini kembali menegaskan bahwa kenaikan harga, meskipun signifikan, tidak terlalu memengaruhi kebiasaan merokok bagi sebagian besar perokok.</p>



<p>Dari paparan di atas, muncul sebuah pertanyaan besar, yaitu<strong> Mengapa perokok terus merokok meskipun telah dihadang oleh berbagai tantangan? </strong>Untuk memahami perspektif ini lebih dalam, kami telah berbincang dengan sejumlah narasumber untuk menggali pandangan mereka terkait tantangan-tantangan yang ada.</p>



<div class="wp-block-group is-nowrap is-layout-flex wp-container-core-group-is-layout-ad2f72ca wp-block-group-is-layout-flex">
<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kalau Bukan karena Takdir, Tidak Akan Berhenti</strong></h2>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;<em>&#8230;lagian</em> kalau <em>emang</em> <em>udah</em> waktunya <em>yasudah</em>. <em>Ngga ngaruh ngerokok</em> atau <em>ngga ngerokok</em>” Ujar seorang perokok aktif, A</p>
</blockquote>
</div>



<p>Melalui wawancara yang kami lakukan bersama tiga perokok aktif, terungkap alasan dan tantangan yang membuat kebiasaan merokok sulit ditinggalkan. Ketiganya memiliki pola yang relatif serupa, yaitu: (<em>klik untuk melihat penjelasan</em>)</p>



<details class="wp-block-details is-layout-flow wp-block-details-is-layout-flow"><summary>Memulai kebiasaan dari hal yang tampaknya sepele, yaitu ajakan teman</summary>
<p>Kebiasaan merokok mereka dimulai dari sesuatu yang sederhana, yaitu ajakan teman. Rokok dianggap sebagai tiket masuk ke pergaulan.</p>
</details>



<details class="wp-block-details is-layout-flow wp-block-details-is-layout-flow"><summary>Kebiasaan yang berubah menjadi kebutuhan</summary>
<p>Lambat laun, merokok tak lagi sekadar menjadi kebiasaan semata. Ketiganya mengakui bahwa rokok menjadi pelarian saat stres atau depresi melanda. Asap rokok memberikan rasa lega sesaat, meski solusi ini tak pernah benar-benar menyelesaikan masalah.</p>
</details>



<details class="wp-block-details is-layout-flow wp-block-details-is-layout-flow"><summary>Sadar, Tapi Tak Berdaya</summary>
<p>Ketiganya bahkan pernah mencoba berhenti, tetapi kecanduan berkata lain. Proses berhenti merokok terasa sangat sulit.</p>
</details>



<p></p>



<p>Bagi ketiganya, alasan sulitnya untuk berhenti merokok ternyata bukan hanya tentang melepas kebiasaan yang sudah lama dilakukan, tetapi juga melepas pelarian mereka untuk mengatasi stres dan tekanan dalam hidup<em>. </em>Rasa ketergantungan yang begitu kuat membuat mereka merasa tak berdaya dan tak mampu untuk berhenti.</p>



<p>Walaupun dihadapkan dengan berbagai tantangan eksternal, manfaat psikologis dan kenyamanan yang dirasakan dari merokok tetap sulit dilepaskan oleh mereka. Rokok mampu memberikan sensasi relaksasi dan ketenangan yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupan mereka. Hal ini menciptakan ikatan emosional yang kuat antara perokok dan kebiasaannya, yang sering kali mengalahkan logika tentang bahaya kesehatan dan dampak yang ditimbulkan. Bahkan, dengan kesadaran penuh akan dampak negatifnya terhadap kesehatan, pengalaman subjektif dari merokok tetap menjadi hambatan besar untuk berhenti. Hal ini menunjukkan bahwa</p>



<figure class="wp-block-pullquote"><blockquote><p><strong>Bagi perokok aktif, merokok bukan sekadar kebiasaan, melainkan juga sebuah kebutuhan emosional yang sulit tergantikan.</strong></p></blockquote></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Sulit, Namun Tak Mustahil</h2>



<p>Berhenti merokok memang bukan perkara yang mudah. Namun, diluar sana tak jarang juga yang telah berhasil melakukannya. Dalam kesempatan ini, kami menghadirkan dua kisah inspiratif tentang bagaimana kebiasaan merokok telah merenggut kebahagiaan dan senyum orang-orang yang kita cintai.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;<em>Sadar ga sadar merokok itu bisa memakan korban di luar diri kita sendiri hingga bisa merenggut nyawa orang yang kita sayangi.</em>&#8221; ujar AMC &#8211; Seorang mantan perokok aktif yang hampir kehilangan putri semata wayangnya.</p>
</blockquote>



<div class="wp-block-cover is-light"><span aria-hidden="true" class="wp-block-cover__background has-background-dim" style="background-color:#788485"></span><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" class="wp-block-cover__image-background wp-image-2043" alt="" src="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/DALL·E-2024-12-16-17.12.26-A-dramatic-illustration-of-a-young-girl-lying-in-a-hospital-bed-surrounded-by-a-faint-haze-of-cigarette-smoke-in-the-air.-The-atmosphere-is-somber-an-1.jpg" data-object-fit="cover" srcset="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/DALL·E-2024-12-16-17.12.26-A-dramatic-illustration-of-a-young-girl-lying-in-a-hospital-bed-surrounded-by-a-faint-haze-of-cigarette-smoke-in-the-air.-The-atmosphere-is-somber-an-1.jpg 1024w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/DALL·E-2024-12-16-17.12.26-A-dramatic-illustration-of-a-young-girl-lying-in-a-hospital-bed-surrounded-by-a-faint-haze-of-cigarette-smoke-in-the-air.-The-atmosphere-is-somber-an-1-300x300.jpg 300w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/DALL·E-2024-12-16-17.12.26-A-dramatic-illustration-of-a-young-girl-lying-in-a-hospital-bed-surrounded-by-a-faint-haze-of-cigarette-smoke-in-the-air.-The-atmosphere-is-somber-an-1-150x150.jpg 150w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/DALL·E-2024-12-16-17.12.26-A-dramatic-illustration-of-a-young-girl-lying-in-a-hospital-bed-surrounded-by-a-faint-haze-of-cigarette-smoke-in-the-air.-The-atmosphere-is-somber-an-1-768x768.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><div class="wp-block-cover__inner-container is-layout-constrained wp-block-cover-is-layout-constrained">
<h2 class="wp-block-heading has-text-align-center has-large-font-size"><strong>Rokok, Penyesalan dan Kisah Perjuangan Seorang Ayah</strong></h2>
</div></div>



<p>Dua tahun lalu, AMC (35), seorang pria yang sudah lama merokok, menghadapi peristiwa yang mengguncang hidupnya. Putrinya yang masih kecil tiba-tiba jatuh sakit. Awalnya, ia mengira itu hanya demam biasa, namun kondisi anaknya semakin memburuk hingga kesulitan bernapas.</p>



<p>Panik, ia segera membawa anaknya ke rumah sakit. Di ruang gawat darurat, anaknya sempat kehilangan kesadaran dan nyaris kehilangan nyawa akibat gagal napas. Untungnya, anak semata wayangnya ini bisa diselamatkan, tetapi dengan diagnosis berupa Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;Mengetahui diagnosa penyakit anak saya, saya merasa gagal menjadi orang tua dan kecewa terhadap diri sendiri. Terlebih ini adalah anak semata wayang saya yang kehadirannya udah saya tunggu-tunggu sejak awal menikah&#8221; Ujarnya AMC.</p>
</blockquote>



<p>Malam itu menjadi titik balik dalam hidupnya. Setelah melihat putrinya hampir kehilangan nyawa, ia membuat keputusan besar untuk berhenti merokok. Bayangan akan penyeselan yang terus menghantuinya merupakan bahan bakar terbesar yang telah memperkuat tekadnya. </p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity" />



<p>Setelah sebelumnya kita membahas bagaimana kebiasaan merokok dapat membahayakan kesehatan orang-orang di sekitar perokok, kali ini kita akan mendengar kisah yang berbeda. Kisah ini menggambarkan bagaimana rokok telah meninggalkan luka yang mendalam merenggut senyum seorang ibu.</p>



<div class="wp-block-cover"><span aria-hidden="true" class="wp-block-cover__background has-background-dim" style="background-color:#807a6a"></span><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" class="wp-block-cover__image-background wp-image-2044" alt="" src="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/DALL·E-2024-12-17-22.33.16-A-poignant-silhouette-illustration-of-a-grieving-mother-sitting-with-her-head-in-her-hands-crying-over-the-loss-of-her-son-who-was-a-heavy-smoker.-Th-1.png" data-object-fit="cover" srcset="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/DALL·E-2024-12-17-22.33.16-A-poignant-silhouette-illustration-of-a-grieving-mother-sitting-with-her-head-in-her-hands-crying-over-the-loss-of-her-son-who-was-a-heavy-smoker.-Th-1.png 1024w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/DALL·E-2024-12-17-22.33.16-A-poignant-silhouette-illustration-of-a-grieving-mother-sitting-with-her-head-in-her-hands-crying-over-the-loss-of-her-son-who-was-a-heavy-smoker.-Th-1-300x300.png 300w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/DALL·E-2024-12-17-22.33.16-A-poignant-silhouette-illustration-of-a-grieving-mother-sitting-with-her-head-in-her-hands-crying-over-the-loss-of-her-son-who-was-a-heavy-smoker.-Th-1-150x150.png 150w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/DALL·E-2024-12-17-22.33.16-A-poignant-silhouette-illustration-of-a-grieving-mother-sitting-with-her-head-in-her-hands-crying-over-the-loss-of-her-son-who-was-a-heavy-smoker.-Th-1-768x768.png 768w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><div class="wp-block-cover__inner-container is-layout-constrained wp-block-cover-is-layout-constrained">
<p class="has-text-align-center has-large-font-size"><strong>Kehilangan Di Balik Asap Rokok</strong></p>
</div></div>



<p>Di sisi lain, kami mendengar kisah seorang ibu yang juga harus menghadapi kenyataan pahit akibat rokok. Anaknya yang sudah lama merokok didiagnosis menderita tuberkulosis (TBC) setelah mengalami batuk darah. </p>



<p>Meskipun sudah didiagnosis menderita penyakit parah, putranya tetap tak mampu untuk berhenti dari kebiasaan merokoknya. </p>



<p>Hal ini semakin memperburuk kondisinya. Hingga pada akhirnya, ia menghembuskan napas terakhir dan meninggalkan ibunya dalam kesedihan yang mendalam</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;Rokok telah merenggut nyawa anak saya. Saya berharap rokok bisa lebih sulit dijangkau agar tak ada lagi korban seperti anak saya,&#8221; ujar sang ibu dengan suara penuh harapan.</p>
</blockquote>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity" />



<p>Kisah-kisah ini mengingatkan kita bahwa rokok tidak hanya merusak dan menyakiti tubuh perokok, tetapi juga dapat meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan orang-orang yang dicintai. </p>



<p>Kini saatnya untuk bertanya pada diri sendiri, apakah kita akan terus menunda perubahan? Bukankah rasa takut kehilangan orang yang kita cintai adalah alasan yang cukup kuat untuk memulai perubahan? </p>


<ol class="wp-block-footnotes"><li id="9c2e41a5-330a-464f-a29b-d553dcb87428"><a href="https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20240529/1545605/perokok-aktif-di-indonesia-tembus-70-juta-orang-mayoritas-anak-muda/">https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20240529/1545605/perokok-aktif-di-indonesia-tembus-70-juta-orang-mayoritas-anak-muda/</a> <a href="#9c2e41a5-330a-464f-a29b-d553dcb87428-link" aria-label="Jump to footnote reference 1"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/21a9.png" alt="↩" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />︎</a></li><li id="195958ec-d8c4-4f57-8f60-9bccf00362f9"><a href="https://worldpopulationreview.com/country-rankings/smoking-rates-by-country">https://worldpopulationreview.com/country-rankings/smoking-rates-by-country</a> <a href="#195958ec-d8c4-4f57-8f60-9bccf00362f9-link" aria-label="Jump to footnote reference 2"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/21a9.png" alt="↩" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />︎</a></li><li id="7311a9d7-8d44-4127-bd2d-646ac42b99a8"><a href="https://kemenag.go.id/nasional/fatwa-mui-rokok-hukumnya-makruh-dan-haram-341hw4">https://kemenag.go.id/nasional/fatwa-mui-rokok-hukumnya-makruh-dan-haram-341hw</a> <a href="#7311a9d7-8d44-4127-bd2d-646ac42b99a8-link" aria-label="Jump to footnote reference 3"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/21a9.png" alt="↩" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />︎</a></li></ol>

<div class="wp-block-post-author"><div class="wp-block-post-author__avatar"><img alt='' src='https://secure.gravatar.com/avatar/9a8ce6621f5d7684f8c3e01b0349cd7460f2eddeebdbd2c17cc905b23ff3c495?s=48&#038;d=mm&#038;r=g' srcset='https://secure.gravatar.com/avatar/9a8ce6621f5d7684f8c3e01b0349cd7460f2eddeebdbd2c17cc905b23ff3c495?s=96&#038;d=mm&#038;r=g 2x' class='avatar avatar-48 photo' height='48' width='48' /></div><div class="wp-block-post-author__content"><p class="wp-block-post-author__byline">disusun oleh</p><p class="wp-block-post-author__name">Kelompok 3 Jurnalisme Online 2025</p></div></div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://journalight.com/2024/11/12/kebal-tantangan-mengapa-perokok-indonesia-bertahan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		<enclosure url="https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/11/SETIAP-1-TAHUN-JUTAAN-ORANG-BERHENTI-MEROKOK.mp4" length="0" type="video/mp4" />

			</item>
	</channel>
</rss>
