<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Muhamad Rafi Firmansyah Harun &#8211; Journalight</title>
	<atom:link href="https://journalight.com/author/muhamadrafi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journalight.com</link>
	<description>UI Journalism Studies</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Jun 2025 03:10:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://journalight.com/wp-content/uploads/2024/02/cropped-Journalight_1-logo-cropped-removebg-32x32.png</url>
	<title>Muhamad Rafi Firmansyah Harun &#8211; Journalight</title>
	<link>https://journalight.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Makara Book Club, Komunitas Baca Buku di Tengah Rendahnya Minat Baca di Indonesia</title>
		<link>https://journalight.com/2025/06/04/makara-book-club-komunitas-baca-buku-di-tengah-rendahnya-minat-baca-di-indonesia/</link>
					<comments>https://journalight.com/2025/06/04/makara-book-club-komunitas-baca-buku-di-tengah-rendahnya-minat-baca-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhamad Rafi Firmansyah Harun]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2025 03:10:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Membaca]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Makara Book Club]]></category>
		<category><![CDATA[Minat Baca]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journalight.com/?p=3650</guid>

					<description><![CDATA[DEPOK, (04/06/2025) &#8211; Indonesia masih memiliki permasalahan dalam tingkat minat baca. UNESCO pada tahun 2024 menyebutkan bahwa indeks minat baca di Indonesia hanya berkisar di angka 0,001%, dengan kata lain, bila terdapat 1000 orang Indonesia, hanya satu yang gemar membaca....]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20241113-WA0011-1024x768.jpg" alt="" class="wp-image-3662" srcset="https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20241113-WA0011-1024x768.jpg 1024w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20241113-WA0011-300x225.jpg 300w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20241113-WA0011-768x576.jpg 768w, https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20241113-WA0011.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Kegiatan Membaca di Kalangan Mahasiswa<br>(Sumber: Dokumentasi Pribadi Komunitas Makara Book Club)</figcaption></figure>



<p>DEPOK, (04/06/2025) &#8211; Indonesia masih memiliki permasalahan dalam tingkat minat baca. UNESCO pada tahun 2024 menyebutkan bahwa indeks minat baca di Indonesia hanya berkisar di angka 0,001%, dengan kata lain, bila terdapat 1000 orang Indonesia, hanya satu yang gemar membaca.</p>



<p>Dilansir dari <a href="https://www.rri.co.id/daerah/649261/unesco-sebut-minat-baca-orang-indonesia-masih-rendah" data-type="link" data-id="https://www.rri.co.id/daerah/649261/unesco-sebut-minat-baca-orang-indonesia-masih-rendah">RRI</a>, Prof. Mochamad Nursalim, seorang dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyebutkan bahwa rendahnya minat baca masyarakat Indonesia bersifat general, tetapi ini juga terjadi di kalangan mahasiswa.</p>



<p>Di tengah fenomena ini, komunitas membaca dapat menjadi satu wadah untuk menambah minat baca. Seperti di Universitas Indonesia (UI), terdapat satu komunitas bernama “Makara Book Club”, yang menjadi wadah bagi para anggotanya dalam menyalurkan hobi membaca dan berdiskusi terkait buku apa yang telah dibaca.</p>



<p>Makara Book Club didirikan oleh Raka Yuda Priyangga dan Azzam Dieter Mahardhikan pada tahun 2023. Berikut ini adalah cerita singkat dari narasumber tentang bagaimana didirikannya komunitas ini:</p>



<figure class="wp-block-video"><video height="1080" style="aspect-ratio: 1920 / 1080;" width="1920" controls src="https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/06/lv_0_20250604094346.mp4"></video><figcaption class="wp-element-caption">Raka Yuda Priyangga &amp; Azzam Dieter Hamardhikan terkait awal dibentuknya Makara Book Club<br>(Sumber: Hasil Wawancara Penulis)</figcaption></figure>



<p>Salah satu kegiatan yang diadakan oleh Makara Book Club memiliki tajuk <em>Kobam </em>(Kongkow Baca Makara), yaitu kegiatan berkumpul antar anggota, biasanya berlokasi di sekitar wilayah UI. Dalam kegiatan tersebut, para anggota selain berkumpul, juga membaca buku selama waktu yang ditentukan, dan setelahnya menceritakan apa yang sudah mereka baca serta berdiskusi. Tak jarang, diskusi bahan bacaan juga dilakukan dalam bentuk presentasi menggunakan <em>PowerPoint.</em></p>



<p>Kegiatan lainnya yang dilaksanakan Makara Book Club adalah <em>Baca Pulang Kuliah</em>, yang difokuskan untuk mewadahi anggota yang ingin bersantai setelah menjalani kegiatan perkuliahan. Dalam kegiatan ini, anggota akan membaca buku tanpa diskusi.</p>



<p>Linda Darmajanti, seorang dosen di Universitas Indonesia mengungkapkan pandangannya terkait komunitas ini menurut sosiologi:</p>



<figure class="wp-block-video"><video height="1080" style="aspect-ratio: 1920 / 1080;" width="1920" controls src="https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/06/lv_0_20250604093128.mp4"></video><figcaption class="wp-element-caption">dra. Linda Darmajanti terkait kehadiran Makara Book Club dalam perspektif sosiologi<br>(Sumber: Hasil Wawancara Penulis)</figcaption></figure>



<p>Maka dengan kehadiran Makara Book Club, mereka bukan hanya sekadar komunitas membaca. Komunitas ini juga menjadi penting dalam segi sosiologis dengan membuat langkah konkret untuk mewadahi minat membaca dan juga berdiskusi, khususnya untuk mahasiswa dan lingkungan Universitas Indonesia.</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://journalight.com/2025/06/04/makara-book-club-komunitas-baca-buku-di-tengah-rendahnya-minat-baca-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		<enclosure url="https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/06/lv_0_20250604094346.mp4" length="0" type="video/mp4" />
<enclosure url="https://journalight.com/wp-content/uploads/2025/06/lv_0_20250604093128.mp4" length="0" type="video/mp4" />

			</item>
	</channel>
</rss>
