“Hidup mahasiswa,” teriak seorang perempuan di atas panggung. Suara itu menembus keramaian gedung yang penuh sesak. Beberapa orang melirik, lalu membalas “Hidup mahasiswa.”
Di tengah hiruk pikuk gedung komunikasi FISIP UI, terdengar langkah kaki lalu lalang, bak suara hujan yang jatuh dari atap, gaduh. Terdengar pula dengan jelas suara tumpang tindih, sesekali terdengar gelak tawa dan suara ajakan untuk mengunjungi instalasi yang ada, membuat kondisi semakin berisik.


Tepat ditengah panggung gedung, dikelilingi bendera makara jingga khas FISIP UI, berdiri beberapa perempuan memakai baju APD, seragam putih yang biasa dipakai petugas kesehatan saat pandemi. Salah satu dari mereka menenteng toa dipinggangnya, sementara yang lain sibuk menyapa pengunjung yang hadir.
Di bagian belakang terdapat instalasi yang dipenuhi gambar dan plastik berwarna kuning hitam mencolok seperti garis polisi, membentuk gantungan yang menutupi pintu dengan tulisan time machine.

Begitu kaki melewati garis kuning dan memasuki ruangan kecil itu, dunia seakan berubah. Cahaya meredup kelam, hiruk-pikuk meredam, digantikan sunyi senyap yang menusuk. Di dalam ruangan itu hanya terdapat sebuah laptop yang berisi video refleksi untuk orang-orang yang masuk ke dalamnya. Setelah merasakan apa yang ada di balik tirai mencolok itu, pengunjung keluar dengan ekspresi yang beragam, ada yang tertawa kaku, seolah mencoba menepis kegelisahan. Ada pula yang diam seribu bahasa, mungkin sedang menata pikirannya. Tidak ada yang tahu pasti apa yang mereka pikirkan.


Revatria Andhiravilia – Mahasiswa Ilmu Komunikasi.
Kegiatan yang berlangsung pada 27 Mei 2025 ini bukan sekadar pameran, tapi sebuah peringatan. Inisiasi ini muncul dari kekhawatiran terhadap kondisi lingkungan saat ini. Narasi yang diangkat memang merupakan sebuah kisah fiktif kelam, menggambarkan situasi tahun 2075 saat lingkungan Universitas Indonesia memburuk karena kampus mengizinkan pembuangan limbah oleh perusahaan. Namun, pesan yang berusaha disampaikan dalam pameran terlihat nyata dan menggambarkan bagaimana kondisi lingkungan saat ini.



